Bisnis Penggemukan Sapi Pedaging

Bisnis Penggemukan Sapi Pedaging

Bisnis Ternak Sapi Cattle Fattening, From Zero to Hero

PecintaSatwa.com – Ada benarnya juga apabila motto from zero to hero disematkan pada Bisnis ternak sapi yaitu
penggemukan sapi pedaging dengan sistem pemeliharaan feedlot, sebab usaha tersebut mengupayakan pertambahan bobot sapi dari semula yang berkisar 300-400 kg menjadi 500-600 kg saat panen, luar biasa bukan?. Bagi pegawai perusahan pun demikian, semakin banyak pertambahan bobot harian / average daily gain (ADG) yang dapat dicapai, maka semakin tinggi pula capaian prestasi kinerja mereka yang dapat dirupiahkan.

Prinsipnya, dalam usaha fattening, sapi bakalan yang masuk akan dipelihara secara intensif dengan menerapkan manajemen pemeliharaan, manajemen pakan, dan manajemen kesehatan yang terintegrasi dengan baik untuk mengupayakan tumbuh kembang sapi yang optimal, sehingga selain sapi tersebut hidup dengan sehat, mereka pun dapat berproduksi dengan baik dan cepat berupa otot/daging tubuhnya.

Baca juga: Penyebab Bobot Sapi Merosot

Berkembangnya daging dalam tubuh dihasilkan dari 3 faktor, yaitu jumlah konsumsi (60%), kecernaan pakan (25%) dan kesehatan hewan (15%). Jumlah konsumsi memegang peran utama, semakin banyak pakan yang dimakan oleh ternak perhari (dalam hitungan berat kering / BK) maka akan semakin cepat dan tinggi pula ADG yang dihasilkan. Banyaknya pakan yang dikonsumsi pun harus memiliki kecernaan pakan yang baik. Secara analogi kita bisa membandingkan pertumbuhan sapi yang makan 10 kg jerami yang kaya akan serat kasar saja, dengan sapi yang makan 10 kg bungkil kedelai yang kaya akan protein, tentu saja yang cepat gemuk adalah sapi yang mengkonsumsi bungkil kedelai, sebab protein merupakan bahan pembangun otot tubuhnya.

Faktor terakhir namun tidak kalah penting adalah kesehatan hewan. Sapi-sapi yang dipelihara dalam peternakan harus dijaga kesehatannya, apabila pada suatu musim ia terkena penyakit, sehingga konsumsinya berkurang drastis maka dalam beberapa hari saja bobotnya akan berkurang signifikan. Hal ini sangat disayangkan. Untuk kembali dapat berproduksi kembali sebaik sebelumnya dibutuhkan waktu beberapa minggu, cukup lama mengingat bisnis penggemukan juga menjadikan variabel waktu sebagai salah satu perhitungan efisiensi usaha.

Manajemen Pemeliharaan Penggemukan Sapi Pedaging

Manajemen pemeliharaan dalam Bisnis ternak penggemukan sapi pedaging menggunakan sistem pemeliharaan intensif / feedlot. Sapi-sapi dipelihara dalam kandang selama 90-120 hari, baik dikeluh maupun di koloni. Pemeliharaan koloni lebih disarankan, merujuk pada prinsip animal welfare. Sapi-sapi dibiarkan bebas / tidak terikat di kandang, hanya saja pada waktu makan digunakan penjepit leher yang ada pada kandang sisi palungan pakan, untuk memastikan sapi-sapi mendapat jatah pakan yang merata, dan mendeteksi adanya gangguan kesehatan. Namun perlu diawasi pada koloni jantan, apabila terdapat jantan birahi biasanya akan cenderung lebih agresif, terkadang hingga terjadi perkelahian, peternak atau petugas kandang harus berhati-hati, karena sapi birahi yang agresif sangat membahayakan.

Simak: Waspadai Hair Balls pada Sapi

Manajemen Pakan Penggemukan Sapi Pedaging

Sapi to-hero
Sapi to-hero

Manajemen pakan dalam Bisnis ternak sapi
diterapkan dalam peternakan feedlot dengan memperhitungkan 3 hal, waktu, kuantitas, dan kualitas. Waktu pemberian pakan harus dijadwalkan dengan ketat, pada umumnya dua kali sehari pada pukul 08.00 dan 16.00, dengan ketentuan hijauan diberikan terlebih dahulu, 10-20 menit kemudian ditambahkan konsentrat. Konsentrat merupakan pakan utama, dapat diberikan sebanyak 1-2,5% dari bobot hidup sapi, sedangkan hijauan digunakan sebagai pelengkap dan stabisator pencernaan mikroba dalam rumen. Konsentrat yang diberikan tidak boleh berlebihan karena dapat memicu terjadinya acidosis metabolic yang dipicu dari tingginya protein dalam konsentrat tersebut (PK 12-16%).

Baca: Cassapro Pendongkrak Produksi Susu Sapi

Manajemen kesehatan juga memegang peranan penting dalam keberhasilan bisnis ini. Kontrol kesehatan ternak minimal dilakukan dua kali sehari saat jam makan. Sapi-sapi yang terlihat kurang bersemangat makan dapat diberi vitamin, sedangkan sapi-sapi yang pincang atau tidak mau makan sama sekali ada baiknya dipindahkan ke kandang karantina untuk mendapatkan perawatan intensif, sekaligus berjaga apabila sapi tersebut menderita penyakit infeksius, agar tidak menyebar ke ternak lainnya dalam satu kandang. Satu hal lagi yang harus diperhatikan dalam perawatan kesehatan sapi, yakni stressor. Pada musim pancaroba dengan cuaca ekstrem, biasanya sapi rawan stress kemudian sakit. Saat masih tingkatan stress, cobalah untuk memberi antistress di air minumnya, apabila sudah teratasi dalam tahapan stress fisik, resiko terkena penyakit akan lebih kecil, biaya untuk pengobatan dapat berkurang.

Daging sapi berkualitas dihasilkan oleh sapi-sapi yang bahagia, selamat beternak!!!

Dehidrasi pada Anjing dan Kucing? Apa yang harus di lakukan

Dehidrasi pada Anjing dan Kucing? Apa yang harus di lakukan

Dehidrasi pada Anjing dan Kucing

PecintaSatwa.com – Ada yang tahu mengapa diare bisa berakibat fatal baik pada manusia maupun hewan??? Dehidrasi mungkin jawaban yang paling tepat. Kondisi tersebut diakibatkan oleh hilangnya sebagian cairan tubuh baik intraselular maupun ekstraselular dimana cairan mempunyai fungsi dalam transport makanan dan oksigen. Tidak hanya diare, dehidrasi juga bisa disebabkan oleh over exercise dan berbagai macam penyakit yang lainnya. Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa anjing atau kucing sobat sekalian mengalami dehidrasi dan bagaimana cara penanganannya serta kapan harus segera dibawa ke dokter hewan? Mari kita bahas lebih lanjut.

Simak: 7 Tanda Hewan Sehat Owner Wajib Tau

Tanda-tanda Dehidrasi pada Anjing dan Kucing

Pertama-tama mari kita kenali Tanda-tanda umum anjing maupun kucing anda mengalami dehidrasi, antara lain nafas cepat, hewan bernafas melalui mulut (panting), dan badan lemas lesu. Pada kucing, panting merupakan gejala yang paling has jika sedang dehidrasi sedangkan pada anjing disertai frekuensi nafas yang cepat serta dalam. Jika anda menemui gejala tersebut lakukan pengecekan yang lebih dalam untuk mengetahui tingkat dehidrasinya dengan cara menarik kulit pada bagian tengkuk kemudian hitung waktu yang dibutuhkan kulit untuk kembali ke posisi semula (turgor) dan menekan gusi untuk melihat CRT / Capilary refill time (waktu yang dibutuhkan darah mengalir kembali pada bagian yang ditekan).

TINGKAT DEHIDRASI KRITERIA
1-5% (RIngan)  Tugor kulit +/- 1-2detik

CRT +/- 1-2 detik

Permukaan hidung agak kering

Kondisi Hewan Aktif lemah

5-8% (Sedang)  Tugor kulit > 2 Detik

CRT > 2 Detik

Permukaan Hidung Kering

Kondisi hewan lemas, tidak banyak bergerak

8-10% (Berat)  Tugor Kulit >3 Detik

CRT >3 Detik

Kondisi hewan lemas dan tidak mau bergerak

 

Kondisi dehidrasi ringan umumnya dipicu karena aktivitas hewan (bermain), suhu udara yang cukup panas, hewan baru melakukan perjalanan darat yang panjang atau dibawa berkendara dengan sepeda motor. Pada keadaan tersebut tidak perlu terlalu panik, cukup berikan hewan minum yang cukup lalu hindarkan dari tempat panas atau berteduh ditempat yang sejuk, umumnya kondisi tersebut akan kembali normal dalam kurun waktu 15 menit sampai 1 jam. Jika lebih dari 1 jam belum terlihat membaik, segera hubungi dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan pada kondisi dehidrasi sedang tidak ada toleransi, secepatnya bawa hewan anda ke dokter hewan untuk segera mendapatkan pertolongan pertama terutama terapi cairan berupa infus untuk menggantikan cairan yang hilang.

Kriteria dehidrasi tersebut tidak mutlak, setiap individu memiliki presepsi yang berbeda-beda, sebaiknya konsultasikan kondisi ini pada dokter hewan pribadi anda untuk mengetahui lebih lanjut status dehidrasi hewan tersebut.

Baca: 5 Tanda Cacingan pada Hewan

Pencegahan Dehidrasi pada Anjing dan Kucing

Beberapa hal di bawah ini dapat anda lakukan dirumah sebagai tidakan pencegahan terjadinya dehidrasi pada hewan kesayangan di rumah:

  • Selalu sediakan air bersih di beberapa tempat di rumah anda terutama tempat hewan anda sering bermain selain kandang
  • Selalu bawa air minum ketika membawa anjing anda saat joging / exercise
  • Jangan pernah membawa anjing anda jogging lebih dari jam 8 pagi, lebih-lebih bagi jenis anjing longhaired.
  • Kurangi aktivitas diluar ruangan pada siang hari atau pada saat suhu panas terutama anjing ras yang berasal dari Negara 4 musim atau daerah dingin (Golden retriever, Siberian Husky, Alaskan dan lain-lain)

 

Stay healhty and have fun……

Waspadai Hair Balls Pada Sapi..!

Waspadai Hair Balls Pada Sapi..!

Manajemen kesehatan dan manajemen pakan

PecintaSatwa.com – Peternak mana yang tak merugi apabila sapi yang dipeliharanya tidak berproduksi dengan baik, makan minum lahap normal, terlihat cukup aktif, tapi badannya tak kunjung berisi. Lebih mengenaskan lagi, jika kemudian tiba-tiba ketahui ternak tersebut terkapar dikandang tanpa terlihat sakit sebelumnya, tak lesu juga lemah.

Baca pula: Penyebab Bobot Sapi Merosot

Banyak faktor menyebabkan kasus di atas. Manajemen kesehatan dan manajemen pakan terutama yang memegang peran penting. Salah satu penyebab kejadian tersebut adalah adanya hair balls / bola dalam saluran pencernaan sapi.

Secara harfiah, hair balls dapat diartikan sebagaimana katanya, bola-bola rambut. Jangan dianggap remeh, helaian-helaian rambut sapi ini dapat menjadi benda berbahaya yang mematikan, terutama pada pedet-pedet yang tidak disusui langsung oleh induknya.

Hair Balls atau Bola Rambut Sapi Terjadi Karena

Hair balls merupakan salah satu menifestasi klinik defisiensi mineral yang terjadi pada ternak. Apabila pakan hijauan dan konsentrat yang diberikan pada ternak memiliki kandungan mineral di bawah ambang basal kebutuhan, maka secara naluriah tenak akan mencari sumber mineral sendiri untuk mencukupi kebutuhan metabolisme tubuhnya. Maka jangan heran jika anda melihat sapi-sapi dikandang menjilati palungan hingga keropos, menjilat pagar besi dan rantai kandang, dan bisa juga menjilati sapi-sapi lainnya.

Baca: Sapi Limousin The Blondy Cattle

diduga terdapat hairballs dalam lambungnya
diduga terdapat hairballs dalam lambungnya

Saat sapi menjilat tubuh kawannya, maka rambut sapi lain tersebut juga ikut terjilat, menempel dilidah kemudian tertelan hingga di saluran pencernaan. Uniknya, saat di rumen dan retikulum, rambut-rambut sapi tersebut tidak semua menyatu dengan pakan dan terangkut ke usus halus, namun menyisih, mengumpul kemudian menggumpal membentuk hair balls. Apabila sapi terus menjilati kawannya setiap hari dalam waktu yang cukup panjang, rambut-rambut ikutan tersebut akan terakumulasi di lambung sapi, membentuk gumpalan yang semakin besar setiap harinya.

Akibat dari Hair Balls

Hair balls sangat berbahaya, ketika besarnya gumpalan tersebut sudah lebih besar dari saluran pencernaan sapi, bahkan dapat terus membesar hingga memenuhi salah satu lambung. Hair balls tersebut akan terperangkap di depan saluran pencernaan dan menyumbatnya sehingga pakan yang telah dicerna di rumen tidak dapat mengalir ke retikulum. Sumbatan hair balls biasanya berada di saluran antara rumen ke retikulum dan retikulum ke omasum.

Hair balls yang menyumbat membuat pakan stuck berada di rumen atau retikum, bahkan air pun membutuhkan waktu lebih lama untuk mengalir, karena harus menerobos celah-celah sumbatan. Pakan akan terus terbendung di rumen / retikum sehingga terjadilah impactio ruminitis / sarat rumen. Hewan yang mengalami ini pasti akan merasa tidak nyaman dan, lemah karena sedikit sekali nutrisi yang terserap usus halus dan beredar ketubuh. Pada kebanyakan kasus, tidak terlalu terlihat adanya gejala sakit, sebab kasus hair balls biasanya merupakan kasus kronis, terjadi dengan kurun waktu cukup lama, hanya saja hewan akan terlihat semakin kurus dan kemudian mati.

Simak: Beberapa Hijauan untuk Makanan Ternak Anda

Defisiensi mineral yang menginisiasi terjadinya hair balls biasanya terjadi pada suatu peternakan yang memiliki unit feedmill (pengolahan pakan), tanpa disertai ahli nutrisi yang mumpuni, sehingga perhitungan gizi pakan hanya hanya sebatas unsur makro saja seperti energi, protein kasar, serat kasar, lemak kasar, dan berat kering, sedangkan kebutuhan mikro seperti mineral lebih banyak terabaikan. Selain itu dapat pula terjadi karena tidak dilakukannya produksi pakan dengan kandungan nutrisi berjenjang, namun ternak yang dipelihara terdiri dari berbagai status produksi dan reproduksi. Hal ini umum terjadi pada saat peternakan yang biasanya hanya melakukan fattening, mulai expand ke bisnis breeding farm, akibatnya ternak betina bunting dan laktasi serta pedetan juga mengkonsumsi pakan untuk sapi grower dan finisher, sedang kandungan nutrisi dan mineralnya jelas berbeda satu sama lain.

Nutrisi untuk Kambing dan Domba

Nutrisi untuk Kambing dan Domba

Pakan untuk Kambing dan Domba

PecintaSatwa.com – Seperti halnya sapi, kambing dan domba termasuk golongan ruminansia, keduanya memiliki lambung ganda dan memanfaatkan kerja bakteri rumen dalam sistem pencernaannya, karena itulah manajemen pakan pada peternakan kambing dan domba hampir mirip dengan sapi, namun tentu saja dengan jumlah yang berbeda berdasarkan ukuran tubuhnya.

Pakan yang dikonsumsi ternak, bertujuan untuk memenuhi kebutuhan pokok hidupnya dan berproduksi, baik berupa perkembangan otot (daging) dan lemak juga pertumbuhan tubuh serta janin yang dikandung. Kebutuhan tersebut harus dipenuhi dengan pakan yang mengandung nutrisi seimbang diantaranya energi, protein, serat, lemak, vitamin, mineral dan air.

Baca: Tips Menghindari Polio Kambing dengan Ransum Pakan yang Tepat

Sebagaimana hewan herbivora lainnya, pakan utama kambing dan domba berupa tumbuh-tumbuhan, dapat berasalah dari jenis Forage seperti golongan rerumputan dan leguminosa dan roughage seperti jerami dan dedaunan limbah pertanian. Hijauan tersebut merupakan pakan basal kambing dan domba, karena itu proporsinya mendominasi, bahkan dapat dijadikan pakan tunggal terutama bagi para peternak tradisional dengan sistem ekstensif / penggembalaan.

Dedaunan untuk Kambing dan Domba

rumput dan dedaunan untuk pakan kambing dan domba
rumput dan dedaunan untuk pakan kambing dan domba

Tidak hanya rerumputan, beberapa jenis dedaunan juga sangat digemari kambing dan domba, contohnya daun turi, daun kedelai, daun kacang panjang, daun kaliandra, daun kacang tanah, daun lamtoro dan daun gamal. Jenis dedaunan tersebut sangat baik untuk ternak karena mengandung protein yang tinggi, akan tetapi beberapa jenis diantara mengandung zat anti nutrisi yang berbahaya bagi ternak, oleh sebab itulah sebaiknya dedaunan pakan ternak dilayukan terlebih dahulu sebelum diberikan kepada ternak. Dalam proses pelayuan / diangin-anginkan, zat anti nutrisi dalam dedaunan akan menguap, sehingga kadarnya menurun, tidak berdampak nyata bagi ternak.

Simak: Penyakit Orf dan Myasis pada Kambing dan Domba

Pemberian jenis hijauan sebanyak 10% dari berat badan berupa rumput maupun dedaunan merupakan pilihan peternak, namun apabila keduanya diberikan bersamaan dengan persentase tertentu akan dapat menghasilkan performa produksi yang lebih baik. Pada kambing dan domba usia lepas sapih disarankan memberi rumput sebesar 60% dan dedaunan 40%, usia dewasa dengan rumput 75% dan dedaunan 25%, pada kambing dan domba bunting rasionya sama dengan cempe sapihan, sedangkan pada tahap menyusui rasio rumput dan dedaunan 50:50.

Pakan Pelengkap untuk Kambing dan Domba

Tumbuh kembang kambing dan domba dapat maksimal dan berproduksi lebih baik apabila disamping diberi pakan hijauan juga diberi pakan pelengkap berupa konsentrat. Konsentrat, dibuat dengan menformulasi berbagai bahan pakan untuk menghasilkan pakan pelengkap yang tinggi protein dengan kandungan serat kasar (SK) dibawah 18% dan Total Digestible Nutrient (TDN) lebih dari 60%

Konsentrat yang diberikan pada kambing dan domba bertujuan untuk menutupi kekurangan zat gizi yang berasal dari hijuan, selain itu juga berfungsi sebagai sumber energi dan protein. Permasalahannya, harga konsentrat cenderung mahal, hal ini dapat disiasati peternak dengan menformulasikan konsentrat secara mandiri maupun dalam lingkup kelompok peternak. Agar lebih ekonomis, bahan pakan yang digunakan sebaiknya tidak bersaing dengan kebutuhan manusia. Jenis limbah pabrik dan hasil samping pertanian dapat digunakan, diantaranya bungkil kedelai, bungkil kletheng, polard, bekatul, bungkil sawit, ampok jagung, onggok, molases, tepung tulang ikan dan masih banyak lagi.

Baca juga: Beternak Kambing Impor dan Peranakannya

Untuk kambing dan domba dewasa dengan tujuan penggemukan (12-18 bulan) dapat diberi konsentrat dengan kandungan Protein kasar (PK) 14-16%. Lain halnya denga pemeliharaan indukan domba yang akan dikawinkan, lebih baik diberi konsentrat dengan PK 18-20%, sedangkan pada ternak bunting dan laktasi dibutuhkan konsentrat dengan 14-16 dan tambahan kalsium, bisa melalui mineral blok. Konsentrat harian kambing dan domba dapat diberikan sebanyak 1-3% dari berat badan, tergantung fase produksinya. Pemberian konsentrat berlebihan sangat tidak disarankan pada jenis hewan ruminansia, karena dapat memicu tarjadinya acidosis metabolic.

Anjing Dobermann

Anjing Dobermann

Mengenal Anjing Doberman

PecintaSatwa.com – Breed anjing Dobermann tercatat mulai dikenal pada tahun 1860, melalui persilangan / cross breeding dari beberapa jenis anjing, diantaranya Anjing Gembala Jerman, Anjing Greyhound, Anjing Rottweiler, dan Anjing Weimaraner. Di negara asalnya, secara resmi disebut Louis Dobermann.

Dari perkawinan silang beberapa breed diatas, Dobermann mewarisi banyak sifat unggul, seperti kemampuan sebagai anjing penjaga, dan anjing pemandu karena kecerdasan dan sifatnya yang pemberani, cepat dan perawakan yang gagah. Anjing Dobermann sangat setia pada masternya, melindungi sang tuan dengan kekuatan dan kasih sayang.

Baca juga: Gagahnya Anjing Rotweiller

 Anjing perkasa asli Jerman ini banyak digunakan sebagai anggota kepolisian dan biro keamanan di dunia. Sebagai anggota keluarga, Dobermann akan menjadi anjing favorit, ia banyak diperlihara pencinta anjing baik di desa maupun di perkotaan.

Ciri Khas Anjing Doberman

Dobermann memiliki bulu (rambut.red) pendek yang lembut, biasanya berwarna hitam dengan kombinasi warna cokelat pada moncong, dada bagian lateral, dan kaki bagian bawah. Selain hitam, terdapat Dobermann dengan variasi warna coklat, kebiruan dan isabellla. Bentuk kepala Dobermann cenderung datar memanjang, dengan mata berbentuk almond, kakinya kompak menyerupai kaki kucing.

Simak: Waspadai Canine Influenza Flu Anjing

Anjing Gagah yang pemberani ini, dapat survive hingga lebih dari 13 tahun, berat tubuh idealnya sekitar 30-40 kg, dengan tinggi 65-69 cm. Dobermann mudah bersosialisasi dalam keluarga dan lingkungan, disamping itu ia juga cukup mudah dilatih, namun anda harus sering mengajaknya exercise diluar, karena Doberman membutuhkan waktu exercise yang rutin setiap hari. Dalam hal grooming, cukup mudah merawatnya, satu minggu sekali cukup dapat menjaga keelokan tubuh perkasanya.

Ini Lho Ragam Babi Asli Indonesia

Ini Lho Ragam Babi Asli Indonesia

Babi Asli Indonesia

PecintaSatwa.com – Kebutuhan daging babi nasional saat ini sudah mencapai 7.204.768 ekor pertahun, angka ini harus terus ditingkatkan sebesar 1,15% pertahun berdasarkan Rencana Strategis Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjenakkeswan). Permintaan pasar setinggi itu menjadi angin segar bagi para pengusaha dan peternak babi, binis ini pun semakin menjanjikan.

sulawesi warty pig
sulawesi warty pig

Kekayaan nusantara pun termasuk dengan keaneragaman hayati. Saat ini, Indonesia memiliki 5 spesies babi dari 8 spesies babi di dunia, 52 dari 90 breed babi di planet Bumi ini pun tersebar di kawasan Asia Tenggara termasuk tanah air kita. Lebih dari separuh jumlah spesies babi dunia yang dimiliki Indonesia merupakan jenis babi dengan kualitas daging unggulan, mampu beradaptasi dengan baik meski hanya mengkonsumsi limbah pertanian dan limbah rumah tangga. Ibarat kata, babi indonesia dapat mengubah sampah menjadi daging berkualitas wahid.

javan warty pig
javan warty pig

Jumlah kebutuhan daging babi nasional yang tinggi ternyata tidak memiliki titik temu yang menguntungkan dengan banyaknya jenis babi lokal negeri ini. Populasi babi lokal terus menurun dari tahun ke tahun, salah satunya disebabkan karena peternak (50%) masih memelihara babi dengan sistem ekstensif atau tradisional sebagi usaha sampingan keluarga. 45% diantaranya mulai menggunakan sistem semi intensif, dan hanya 5 % peternak babi menggunakan sistem intensif, itu pun lebih memilih jenis babi impor sebagai komoditasnya.

babi rusa
babi rusa

Dapat dimaklumi, apabila peternak lebih memilih jenis babi impor. Perbedaan laju pertumbuhan harian / average daily gain (ADG) yang dapat dicapai babi lokal seperti babi Bali hanyak sekitar 0,14%, sedangkan babi impor seperti jenis White Large bisa dua kali lipatnya bahkan lebih. Dilemanya, penelitian mengenai teknologi budidaya babi masih sangat minim di Indonesia, karena kebanyakan peneliti masih berfokus pada sektor unggas dan ruminansia. Paradigma inilah yang harus segera dirubah. Babi lokal kita pun dapat menjadi produk unggulan apabila antara peternak, peniliti dan pemerintah bekerja sinergis mengembangkannya.

Spesies Babi Lokal Indonesia

Berikut ini, adalah 5 spesies dan jenis babi lokal yang terdapat di Indonesia, mari kita simak bersama:

  • Sus Sacrofa :

Spesies babi domestik atau disebut juga sebagai Sus sacrofa domestica. Satu spesies dengan babi impor seperti Landrace dan Hampshire, namun berbeda breed dan varian. Diantaranya sebagai berikut:

 

babi bali
babi bali

Babi Bali : didaerah timur berwana hitam dan berambut kasar, punggung melengkung, tapi perut menggantung, moncong sedikit lebih panjang. Babi di daerah utara, selatan dan tengah berpunggung melengkung, perut membesar, belang putih pada kaki, moncong pendek, telinga runcing

Baca: Babi Bali – Babi liar yang bernilai Tinggi

 

babi timor
babi timor

Babi Kupang, Babi Timor : ukuran tubuh sedang, bentuk kepala kecil, taring tidak melekat saat tua, tulang punggung tidak kokoh, warna dominan hitam, kombinasi putih dan merah bata, berambut kasar terutama pada punggung, kaki dan moncong

 

babi toba
babi toba

Babi Nias, Babi Toba, Babi Samosir, berada di Sumtera Utara, berwarna hitam keabuan, punggung melengkung kadang ada yang datar, badan besar rendah hingga menyentuh tanah, moncong panjang, telinga kecil dan runcing

 

babi toraja

Babi Toraja: banyak di Sulawesi Selatan, khususnya di Toraja Utara, sering disebut babi kampong, berwana hitam atau kehitaman, kepala kecil, telinga agak runcing, punggung melengkung dan ukuran tubuh sedang

Jenis Babi Liar yang Hidup di Indonesia

bearded pig
bearded pig

Selain jenis terdomestikasi, 4 dari 5 spesies babi lokal merupakan jenis babi liar, jumlahnya juga terus menurun setiap tahun akibat perburuan liar di alam, bisa jadi beberapa tahun kedepan variasi babi-babi ini hanya tinggal diorama apabila tidak kita jaga kelestariannya. Diantaranya sebagai berikut:

  • Sus verrucosus: Javan warty pig (variasi warna beragam, mulai hitam legam hingga merah pucat. Ukuran tubuh kecil hingga besar)
  • Sus barbatus: Bearded pig / babi berjanggut (berbadan panjang sekitar 100-160cm dan berat rata-rata 100 kg)
  • Sus celebensis: Sulawesi warty pig (berukuran sedang, berkaki pendek, berat 40-70 kg, bewarna hitam, kadang ada yang cokelat kemerahan atau kekuningan, rambut berwarna lebih terang pada moncong dan perut)
  • Babyroussa babyrussa: Babirusa (kaki panjang, kepa kecil dan hampir tidak berambut. Pejantannya memiliki gigi taring besar membelok keatas ata berbentuk spiral)

Simak juga: Tingkah Laku Reproduksi Babi

Cukuplah swasembada daging sapi yang sulit terkejar, swasembada daging daging babi harus terlaksana dengan memanfaatkan sumber daya alam asli negeri tercinta.

Cintailah Plodhuk Plodhuk Indonesiaaaaa….

 

Penyakit Orf dan Myasis pada Kambing dan Domba

Penyakit Orf dan Myasis pada Kambing dan Domba

Penyakit yang Menyerang Hewan-hewan Ruminansia

Di artikel sebelumnya pecintasatwa.com telah membahas beberapa breed domba dan kambing unggul untuk dibudidayakan baik jenis kambing dan domba lokal maupun impor dan peranakannya. Kali ini pecintasatwa.com akan mengulas tentang penyakit orf dan myasis, yang sering dijumpai pada kambing dan domba serta bagaimana cara mengatasi dan mencegahnya.

Penyakit Kambing dan Domba – Orf

Penyakit orf dapat menyerang hewan-hewan ruminansia, namun kasus tersebut lebih banyak dijumpai pada kambing dan domba terutama yang berumur 3-6 bulan. Orf disebabkan oleh virus parapox dari famili poxviridae. Penyakit ini termasuk zoonosis, dapat menular pada manusia.

Pada kambing atau domba penderita orf akan terlihat adanya ruam-ruam dan bintil-bintil merah disekitar moncong, basah bahkan bernanah. Beberapa hari kemudian, lesi tersebut akan menjadi kerak-kerak keropeng. Peradangan yang terjadi di moncong dapat menyebar ke bagian wajah yang lainnya seperti mata, dagu, dahi.

orf pada domba

Rasa gatal yang sangat akan dirasakan oleh kambing dan domba penderita orf, untuk mengurangi rasa gatal biasanya ternak akan menggosok-gosokan wajahnya pada kayu atau dinding kandang, rasa gatal yang mengganggu menyebabkan nafsu makan ternak menurun drastis, sehingga bobot badannya pun akan menurun drastis.

Tidak ada pengobatan yang efektif untuk menangani orf, karena penyakit ini disebabkan oleh virus. Terapi antibiotika mungkin akan diberikan oleh dokter hewan untuk mencegah infeksi sekunder oleh bakteri. Multivitamin juga penting sebagai pendukung kondisi ternak terutama untuk meningkatkan nafsu makannya, dengan harapan kambing dan domba cukup kuat untuk bertahan dan memproduksi antibodi sebagai penawar alami penyakit tersebut. Pada ternak yang cukup kuat dengan infeksi virus tidak terlalu parah, penyakit ini dapat sembuh dengan sendirinya setelah 4-6 minggu.

Simak: Tips Menghindari Polio Kambing dengan Ransum yang Tepat

Orf dapat menular dengan cepat, segera isolasi ternak-ternak dengan indikasi orf di kandang karantina yang cukup jauh dari kandang pemeliharaan. Kandang yang semula ditempati juga harus disemprot dengan desinfektan dan dikosongkan selama sekitar 1 bulan. Langkah pencegahan penyakit orf hanya dapat dilakukan dengan vaksinasi pada umur 1 bulan, kemudian dibooster pada bulan ke 2-3. Reaksi kekebalan akan timbul 7 hari setelah vaksinasi hingga 8-28 bulan kemudian.

 

Penyakit Kambing dan Domba – Myasis

Myasis merupakan istilah untuk luka terbuka yang diperparah dengan berkembangnya larva (belatung) didalamnya. Larva tersebut akan terus tumbuh dan menembus jaringan otot semakin dalam hingga memperbesar daerah perlukaan. Myasis dapat terjadi apabila kambing atau domba terluka baik karena tusukan, goresan atau gesekan permukaan kasar hingga tampak kulit bagian dalamnya dan keluar darah. Aroma darah yang anyir khas akan mengundang lalat untuk hinggap di luka tersebut. Lalat tidak hanya hinggap saja, ia juga menaruh telur-telurnya pada luka tersebut. Bentuk myais sangat khas, berupa lubang luka terbuka.

myasis

Telur lalat pada luka akan segera menetas menjadi larva, selanjutnya terus tumbuh dan berkembang pada luka tersebut. Larva hidup dengan memakan jaringan kulit dan rembesan darah sehingga dapat memperbesar luka dan memperlambat proses penyembuhan. Kambing dan domba yang mengalami myasis dapat menurun nafsu makannya akibat rasa nyeri dan tidak nyaman pada luka tersebut.

Peternak dapat memberi pertolongan pada ternak dengan kasus myasis menggunakan air tembakau. Daun tembakau kering atau tembakau rokok direndam dengan air selama beberapa jam, kemudian air rendaman ini disiram atau disemprotkan pada luka myasis hingga bagian dalam. Tak lama kemudian, biasanya larva akan keluar, ambil larva-larva yang keluar, dan bersihkan luka dengan antiseptik. Lebih praktis lagi jika peternak memiliki semprotan larvasida. Myasis dapat dicegah dengan menyemprotkan larvasida pada luka terbuka yang baru terbentuk setelah sebelumnya dibersihkan dengan antiseptik seperti iodin.

Baca: Jenis Kambing Asli Indonesia

Pengobatan

Metode pengobatan diatas merupakan tahapan pertolongan pertama yang dapat dilakukan peternak secara mandiri di kandang. Pada kasus ringan, pertolongan tersebut terbukti efektif, ternakpun berangsur-angsur membaik, namun apabila peternak menjumpai kasus yang sudah parah, lebih baik segera menghubungi dokter hewan, agar ternak secepatnya dapat ditangani lebih lanjut.

 

Anjing Poodle – Fashionable Dog

Anjing Poodle – Fashionable Dog

Anjing Poodle

PecintaSatwa.com – Poodle banyak disebut sebagai anjing fashionable. Bulu (rambut. red)nya sering dimodifikasi dengan bentuk-bentuk yang lucu, baik dengan dicukur maupun hanya dengan menambahan aksesoris. Anjing poodle banyak dicinta doglovers terutama para wanita, karena layaknya boneka, poodle mudah didandani dan bergaya cantik bersama ownernya.

Baca: 10 Jenis Anjing Termahal

Breed poodle yang populer saat ini berasal jenis Standard Poodle melalui proses selective breeding. Terdapat 3 varian poodle, yaitu toy, miniature, dan medium, meski beberapa kennel tidak mengakui jenis medium. Jenis poodle yang kecil paling banyak diminati oleh pecinta anjing, bagaimana tidak, semakin kecil poodle maka semakin mirip ia dengan boneka yang lucu sekali.

Poodle sudah terkenal sebagai anjing peliharaan di perancis sejak masa Louis XIV dan Louis XVI. Kecerdasannya yang tinggi dan sikapnya yang ekstrovet membuat poodle sangat digemari, terlebih poodle juga sangat energik, suka bermain, penyayang serta pemberani. Anjing yang elegan ini sangat mudah beradaptasi dengan lingkungan baru baik di daerah perkotaan maupun di pedasaan.

Warna Bulu Anjing Poodle

Variasi warna bulu poodle beragam, namun pada pure breed hanya terdapat warna-warna solid seperti hitam, putih, abu-abu, coklat muda, coklat tua dan coklat kemerahan. Poodle memiliki warna mata yang gelap, telinga panjang ke bawah, dada yang dalam dan lebar, bulu tebal dan panjang, kaki kecil berbentuk oval, dan otot yang kuat.

Anjing asli Perancis ini dapat hidup hingga lebih dari 12 tahun, dengan berat 3-4 kg dan tinggi 28 cm untuk jenis toy; 7-8 kg dan tinggi 18-38 cm untuk jenis miniatur, 21-35 kg dan tinggi 38-45 cm untuk jenis medium.

Simak: Yuk Ketahui Cara Mengawinkan Anjing

Bulu tebal yang dimiliki poodle harus dirawat setiap hari untuk menjaga kesehatan dan kecantikannya. Poodle juga membutuhkan exercise di luar sekitar 2 kali dalam seminggu. Poodle mudah bersosialisasi dengan hewan lain dan manusia disekitarnya, disamping itu poodle juga termasuk anjing yang sangat mudah untuk dilatih.

Toby Rime, anjing poodle dari New York menjadi salah satu anjing terkaya di dunia setelah diwarisi harta senilai 80 juta USD oleh Wendel, Pemiliknya. Hingga kini kekayaan tersebut terus dimanfaatkan dan diwariskan ke keturunan Toby Rime.

 

CASSAPRO Pendongkrak Produksi Susu Sapi

CASSAPRO Pendongkrak Produksi Susu Sapi

Teknologi Pengolahan Pakan dengan Metode Bioproses Fermentasi

PecintaSatwa.com – Dibaca sepintas, seperti nama produk paten mineral, vitamin atau konsentrat, tapi tenang saja.. artikel ini bukan iklan suatu produk tertentu, bukan pula promosi obat-obatan sintetis untuk stimulasi produksi, artikel sederhana ini akan membahas tentang teknologi pengolahan pakan dengan metode bioproses fermentasi berbahan baku ampas produksi tepung tapioca (onggok), Cassapro.

Baca juga: Beberapa Hal agar Produksi Susu Sapi Maksimal

Membuat Cassapro tidaklah terlalu rumit. Pakan ini diproses dengan bahan baku onggok difermentasikan dengan kapang Aspergillus niger, dengan tujuan untuk meningkatkan nilai nutrisi yang terkandung di dalam onggok. Saat ini Cassapro mulai banyak digunakan oleh peternak sapi perah untuk meningkatkan produksi ternaknya. Tidak tanggung-tanggung, rata-rata ternak yang diberi 1 kg Cassapro dalam konsentratnya dapat meningkat produksi susunya hingga lebih dari 3 L / hari. Anda tertarik?

Cara Memproduksi CASSAPRO Pendongkrak Produksi Susu Sapi

onggok

Cassapro diproduksi dengan mencampurkan onggok kering dengan mineral dan inokulum Aspergillus niger, kemudian difermentasi padat dalam suhu ruang selama 3-5 hari sebagaimana prosedur yang dijelaskan oleh Kompiang dkk (1993). Setelah matang, Cassapro diberikan pada ternak secara rutin 1 kg/hari bersama sejumlah konsentrat dan jerami padi ad libitum.

Bioproses fermentasi menggunakan Aspergillus niger dapat meningkatkan kadar protein, yang semula dalam onggok hanya sekitar 2,19% menjadi 14,12%, peningkatan yang fantastis bukan??!!, hal ini terjadi karena penambahan Nitrogen organik/mineral yang dicampurkan dalam pembuatan Cassapro dapat meningkatkan aktifitas kapang tersebut, selain itu Aspergillus niger akan terus berkembang bertambah banyak selama proses fermentasi memanfaatkan urea dan Za untuk membentuk asam amino melalui serangkaian proses kimia di dalam rumen sapi. Proses fermentasi ini juga dapat meningkatkan kandungan energi, lemak, kalsium, dan fosfor serta menurunkan kadar serat kasar onggok.

Simak: Sapi Kembung – Bagaimana mengatasinya ??

Sebagaimana dilaporkan oleh Gunawan dkk (2000), peneliti dari Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Lembang, sejak minggu pertama pemberian cassapro pada ternak, pakan ini dapat meningkatkan produksi susu 2-4 L/hari dengan rataan 3,02 L/hari. Peningkatan produksi ini diduga terjadi selain karena meningkatnya kandungan protein dalam pakan, juga terjadi peningkatan nilai kecernaan protein, karena proses fermentasi tersebut dihasilkan enzim-enzim tertentu yang dapat membantu proses pencernaan. Aspergillus niger dapat memproduksi enzim amylase, selurose, protease, dan phitase.

Menstabilkan Produksi Susu

biakan aspergilus niger

Cassapro juga terbukti dapat menstabilkan produksi susu pada masa akhir laktasi atau mendekati masa kering, hal ini dikhawatirkan dapat menyebabkan mastitis pada sapi dan hypocalcemy akibat produksi susu yang tinggi saat bunting tua, karena itu disarankan untuk mengurangi penggunaan Cassapro dan konsentrat secara bertahap apabila sapi akan memasuki masa kering.

Baca: Apa saja sih BOOSTER untuk Produksi Susu Sapi ?

Bioproduk Cassapro dapat dijadikan alternatif bagi para peternak sapi perah dan dairy industry untuk meningkatkan angka produksinya, karena proses pembuatan Cassapro yang sangat murah dapat menghasilkan susu sapi yang lebih banyak dengan harga jauh diatas biaya produksi Cassapro per kilogram. Selamat mencoba..!!

 

Hewan Kesayangan Anda Tiba-Tiba Lesu? Mungkin Exercise Intolerance

Hewan Kesayangan Anda Tiba-Tiba Lesu? Mungkin Exercise Intolerance

Gejala Exercise Intolerance dan Lethargy

PecintaSatwa.com – Anda pasti bingung apabila anjing anda yang biasanya energik, ceria, dan ramai tiba-tiba terlihat lesu di pagi hari, juga kucing anda jika tampak tidak bergairah, mengabaikan mainannya. Hewan kesayangan anda menjadi lemah, lebih banyak tidur atau rebah, tidak bersemangat. Dalam dunia kedokteran hewan, perilaku (behaviour) diatas biasa disebut sebagai gejala exercise intolerance dan lethargy. Hal tersebut dapat terjadi pada anjing dan kucing.

Simak: 7 Tanda Hewan Sehat ΓÇô Owner Wajib Tau

Dilihat sepintas, exercise intolerance dan lethargy sangat mirip, akan tetapi dokter hewan tetap membedakan keduanya berdasarkan gejala klinis yang spesifik. Dua keadaan terebut terjadi secara tiba-tiba, oleh karena itu apabila anda menjumpai hewan kesayangan anda tiba-tiba lemah tidak bergairah sedangkan di hari sebelumnya dia nampak sehat dan ceria, segera konsultasikan dengan dokter hewan pribadi anda. lethargy dan exercise intolerance sering kali merupakan alarm alami yang dimiliki hewan dengan indikasi adanya ketidak stabilan kesehatan, seperti adanya penyakit diabetes, alergi, peradangan saluran pencernaan, masalah pada jantung dan sirkulasi darah, serta banyak yang lainnya.

Penyebab exercise intolerance dan lethargy

Pada hewan muda, exercise intolarance dan lethargy yang serius bisa disebabkan karena penyakit-penyakit infeksius seperti panleukopenia, FeLV, parvovirus, dan FIV. Gejala tersebut dapat pula disertai dengan demam, malnutrisi, anemia dan pneumonia. Adanya infestasi parasit pada tubuh hewan seperti cacing, protozoa, dan ektoparasit juga dapat menyebabkan exercise intolerance dan lethargy, karena infestasi parasit menginisiasi terjadinya anemia.

kucing lethargy

Pada hewan dewasa, lethargy dan exercise intolerance dapat disebabkan karena kelebihan berat badan, kanker, radang tulang, infeksi, canine hypotiroidism, diabetes, penyakit jantung dan adanya nyeri baik pada gigi, tulang, maupun organ lain.

Turunnya jumlah sel darah merah dalam sirkulasi (anemia) akan menganggu metabolisme tubuh karena transport oksigen keseluruh organ tidak optimal. Terhambatnya distribusi oksigen dalam tubuh juga dapat disebabkan karena penyakit jantung, oleh sebab itulah hewan yang mengalami anemia dan penyakit jantung akan menjadi exercise intolerance.

Rendahnya kadar oksigen dalam darah juga dapat disebabkan ketidakmampuan tubuh menghirup udara dari luar dan mengalirkannya dalam darah. Hal ini dapat disebabkan karena paru-paru tidak bekerja dengan baik, sebagai akibat dari penyakit pneumonia, kanker, asma, atau emfisema. Selain itu, gangguan pada saluran pernafasan bagian atas juga berpengaruh, terutama jika terjadi kolaps pada trakea, kelumpuhan laring, dan adanya infeksi atau kanker.

Baca juga: Hewan Kesayangan tidak Mau Makan, Normal atau Sakit??

Gangguan sistem hormonal seperti hypotiroidism memiliki manifestasi klinis berupa keletihan, dan malas untuk exercise. Selain itu obesitas atau kelebihan berat badan dapat pula menyebabkan hewan menjadi lethargy dan exercise intolarance.

Diagnosa dan Penanganan exercise intolerance dan lethargy

Diagnosa penyabab lethargy dan exercise intolerance baru dapat anda ketahui setelah memeriksakan hewan kesayangan anda tersebut ke dokter hewan. Tenaga medis veteriner akan melakukan serangkaian pemeriksaan, diawali dengan anamnesa atau perunutan histori gejala dengan pemilik, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan laboratoris. ECG dan pemeriksaan radiologis seperti X-rays dan USG kemungkinan akan dilakukan jika diperlukan.

Semua hewan yang mengalami lethargy maupun execise intolerance harus segera dibawa ke dokter hewan, namun sebelumnya, saat masih d rumah anda dapat melakukan beberapa hal berikut ini:

  1. Buat hewan anda senyaman mungkin di rumah, berikan alas untuk duduk berupa kain lembut dan empuk, untuk kucing sediakan tempat tertutup berupa box karena kucing akan merasa nyaman berada ditempat tertutup.
  2. Cek tempratur secara berkala apa bila anda menemui hewan anda dalam kondisi lethargy karena pada kondisi tersebut merupakan masa inkubasi virus dan bakteri. Lakukanlah minimal 1-2 jam sekali. Temperatur normal kucing dan anjing antara 37.5-39.5 C, apabila terjadi kenaikan segera bawa ke dokter hewan

Simak pula: Penanganan Kejang pada Anjing dan Kucing

Perhatikan gejala lain yang timbul, apabila virus mupun bakteri sudah berkembang didalam tubuh akan menimbulkan gejala spesifik sesuai penyebabnya seperti hilangnya nafsu makan, rasa sakit dan lain sebagainya. Lethargy maupu exercise intolerance merupakan indikasi awal hewan sedang dalam kondisi tidak enak badan oleh karena itu jangan anggap enteng apabila anda menemui gejala tersebut pada hewan kesayangan di rumah, selalu perhatikan perubahan yang terjadi untuk mencegah memburuknya kondisi tubuh. Mari kita rawat hewan kita sebaik mungkin.

 

Anjing Pomerian – Si Bola Bulu

Anjing Pomerian – Si Bola Bulu

Anjing Pomerian

PecintaSatwa.com – Anjing pomerian populer di kalangan doglovers karena kelincahannya dan bentuk tubuhnya yang menyerupai bola bulu, ia termasuk breed anjing kecil yang banyak dipelihara di Indonesia. Tingkahnya yang menggemaskan sering kali membuat orang-orang disekitarnya luluh dan ingin sekali membelainya.

Baca juga: Waspadai GDV pada Anjing

Sebenarnya anjing pomerian termasuk dalam jenis anjing German spitz, ia dikembangkan melalui selective breeding untuk menghasilkan jenis anjing mini atau toy size pada abad ke 19. Secara naluriah, pomerian memiliki kecerdasan yang tinggi dan hobi mencari perhatian pada siapapun terlebih pada owner nya. Meski kecil menggemaskan, pomerian berjiwa besar, ia sangat loyal pada pemiliknya, penyayang dan tahu balas budi. Pomerian juga sangat pemberani dan sangat protektif pada master dan pasangannya.

Perawatan Anjing Pomerian

sharon osbourne dengan anjing pomerian kesayangannya

Anjing pomerian memiliki bentuk wajah fox like face, dengan bulu (rambut. red) panjang yang lembut. Hampir seluruh tubuhnya tertutupi bulu lembutnya kecuali kaki bagian bawahnya. Variasi warna bulunya pun cukup beragam, mulai coklat muda, keemasan, coklat tua dan hitam. Menyerupai singa, bulu-bulu terlebatnya terdapat di sekitar leher, pundak hingga dada. Panjang dan tebalnya bulu anjing pomerian masih tergolong mudah perawatannya.

Perlu disimak: Cara Mengetahui Bahasa Anjing dari Gerakan Tubuhnya

Si bola bulu asli Jerman ini dapat survive sekitar 12-15 tahun, dengan bobot badan optimal 2-3 kg dan tinggi 22-28cm. Pomerian memiliki tingkat sosialisasi dengan manusia dan hewan lain cukup baik, selain itu ia juga muda dilatih. Anjing kecil berbulu lembut ini juga termasuk anjing rumahan, ia hanya tidak membutuhkan terlalu banyak exercise di luar.

 

 

Apa Saja sih Booster untuk Produksi Susu Sapi

Apa Saja sih Booster untuk Produksi Susu Sapi

Pakan untuk Meningkatkan Produksi Susu Sapi

PecintaSatwa.com – Sudah bukan rahasia lagi, jika pakan khusus digunakan untuk meningkatkan produksi susu sapi baik secara kuantitas maupun kualitasnya. Beberapa bahan pakan seperti ampas tahu dan ketela pohon banyak dimanfaatkan peternak berdasarkan pengalaman turun menurun dan menyebar dari mulut ke mulut. Kedua jenis pakan tersebut memiliki kandungan protein dan energi yang tinggi, karena itulah dapat mempengaruhi produksi susu secara signifikan. Hal tersebut dapat dilihat dari nilai berat jenis, total solid, serta jumlahnya baik dalam skala Liter atau Kg. rupiah pun mengalir deras apabila produksi susu peternak meningkat, terlebih jika disertai dengan kualitasnya yang unggul.

Perlu disimak: Beberapa Hal agar Produksi Susu Sapi Maksimal

Beberapa bahan pakan di bawah ini, banyak dimanfaatkan para peternak di berbagai daerah sebagai booster produksi susu sapi yang mereka pelihara, mari kita bahas dan analisa bersama:

Meningkatkan produksi susu sapi dengan Ampas Tahu

ampas tahu

Dengan berat kering (BK) 86%, mengandung protein kasar (PK) 26.88%, lemak kasar (LK) 6,45%, serat kasar (SK) 17,2% dan ME 31,175. Ampas tahu telah umum digunakan oleh peternak di negara-negara asia seperti Indonesia, Cina, Jepang dan Taiwan, dimana tahu atau tofu menjadi makanan sehari-hari yang digemari masyarakat. Limbah produksi tahu ini biasanya digunakan sebagai campuran pakan sapi perah sebanyak 5-7 kg/ekor/hari, bahkan dapat dimanfaatkan hingga 65% dari pakan harian. Ampas tahu diminati peternak karena harganya yang relative murah, kandungan proteinnya tinggi sehingga dapat meningkatkan produksi susu, sapi pun sangat menyukainya.

Baca: Penyebab Bobot Sapi Merosot

Normalnya, ampas tahu berbentuk basah, dan mudah busuk, jadi peternak harus hati-hati apabila menjumpai ampas tahu basah yang tahan lama, karena bisa jadi selama proses pembuatan tahu produsen mencampurkan formalin/borax. Bahan pengawet kimia dapat membahayakan ternak, disamping juga membahayakan konsumen tahu. Untuk memperpanjang masa penyimpanannya, peternak dapat menjemur ampas tahu hingga kering, dengan kadar air rendah, lebih lanjut lagi bisa digiling menjadi tepung ampas tahu.

Meningkatkan produksi susu sapi dengan Ampas Bir

ampas bir yang sudah dikeringkan

Memiliki BK 31,17%, PK 26,4%, SK 10,2%, LK 7 % dan total digestible nutrient (TDN) 78.7%. ampas bir merupakan limbah limbah produksi bir yang berbahan biji-bijian seperti gandum, barley, beras dan jagung. Seperti halnya ampas tahu, ampas bir berbentuk basah dan mudah busuk, akan tetapi sangat disukai ternak karena aromanya yang harum, disamping itu kadar proteinnya sangat tinggi dapat mencapai 30%. Penelitian yang dilakukan di daerah India membuktikan bahwa sapi perah yang diberi ampas bir sebagai pakan tambahan produksi susunya meningkat 1 L per hari disertai dengan peningkatan total solidnya dibandingkan dengan kelompok kontrol, peneliti juga menyebutkan bahwa ampas bir dapat digunakan maksimal sebanyak 20% dari total pakan harian. Ampas bir sebaiknya tidak diberikan terlalu banyak pada ternak, karena masih memiliki zat anti nutrisi yang mengakibatkan masalah pencernaan pada sapi seperti diare.

Meningkatkan produksi susu sapi dengan Alfafa

Didalamnya terkandung BK 75%, PK 16%, SK 32%, LK 1,5% dan energi 120% lebih dari hay tanaman oat. Berbeda dengan jenis pakan yang dibahas sebelumnya, alfafa merupakan jenis pakan hijauan makanan ternak (HMT), biasanya diberikan pada ternak dalam bentuk hay (hijauan yang dikeringkan). Hay alfafa, diproses dari tanaman alfafa periode awal berbunga dimana kandungan nutrisinya sangat tinggi. Alfafa biasanya diberikan pada ternak sebagai komponen pakan hijauan bersama rumput atau hijauan lainnya sebanyak 25-75% dari kebutuhan hijauan setiap harinya. Penggunaan alfafa sebagai pelengkap pakan sapi perah dapat meningkatkan produksi susu hingga 1,5 kg / hari dibandingkan dengan pakan standar.

Simak pula: Body Condition Scoring pada Sapi

hay alfafa

Semua jenis pakan diatas dapat memicu peningkatan produksi susu sapi secara signifikan karena memiliki kandungan protein dan energi tinggi yang dibutuhkan oleh ternak untuk memproduksi susu dengan kualitas yang unggul. Akan tetapi, sebelum peternak mulai memberikan pakan tersebut pada ternaknya, harus diperhatikan ketersedian bahan dan fluktuasi harganya. Apabila bahan-bahan tersebut mudah didapat dengan harga murah, maka peternak dapat memanfaatkannya semaksimal mungkin, karena apabila terjadi kelangkahan secara tiba-tiba sehingga ternak seketika berhenti mengkonsumsinya, maka akan terjadi penurunan produksi susu secara drastis kemudian BCS (body condition scoring) akan menurun juga sehingga berpengaruh pada kesehatan sapi perah.

 

Trik Meningkatkan Bobot Ayam Pedaging dengan Minyak Kelapa

Trik Meningkatkan Bobot Ayam Pedaging dengan Minyak Kelapa

Cara Meningkatkan Bobot Ayam Pedaging

PecintaSatwa.com – Berat hidup, persentase karkas, dan efisiensi pakan merupakan tolak ukur keberhasilan industri peternakan ayam pedaging. Tinggi rendahnya keuntungan yang didapat perusahaan dan peternak mitra tergantung pada ketiga komponen tersebut. Semakin tinggi berat hidup dan persentase karkas ayam masa panen, maka semakin tinggi pula laba yang dihasilkan, terlebih jika pakan yang dikonsumsi dapat ditekan seminimal mungkin dalam artian memiliki konversi pakan yang tinggi, tentunya berlipat ganda profit yang didapat karena semakin efisien penggunaan pakan.

Simak: Tips Pengaturan Pakan dan Minum yang Tepat pada Peternakan Ayam Broiler

70% biaya operasional peternakan ayam pedaging digunakan untuk pakan. Peningkatan keuntungan bisa diusahakan dengan menekan pembiayaan pakan dan memaksimalkan produksi yang ditunjukkan dengan persentase karkas. Banyak studi dilakukan para peneliti universitas dan R&D perusahan ayam broiler untuk meningkatkan efisiensi produksi dan memaksimalkan hasil panenan, salah satunya adalah dengan suplementasi jenis lemak tertentu dalam pakan, minyak kelapa salah satunya.

Ransum Ayam Pedaging

Penambahan minyak kelapa dalam ransum ayam pedaging dapat meningkatkan palatabilitas (nafsu makan), dan mengurangi debu. Dari sisi produksi pun minyak kelapa dapat meringankan kerja mesin pembuat pellet. Minyak kelapa berfungsi untuk mempermudah penyerapan vitamin A, D, E, K, karoten dan kalsium di dalam saluran pencernaan, juga memenuhi kebutuhan asam lemak esensial serta meningkatkan efisiensi penggunaan energi dalam tubuh ayam.

Suplementasi 2-6% minyak jagung pada pakan ayam broiler dilaporkan dapat meningkatkan bobot hidup ayam. Pakan tersebut memiliki kandungan energi yang sangat tinggi, melebihi yang dibutuhkan oleh tubuhnya, ditambah dengan kadar protein pakan yang dibuat sedikit dibawah ambang menjadikan kelebihan energi akan dikonversi menjadi lemak tubuh.

Baca pula: Tips Pembersihan Kandang Unggas

Penambahan Minyak Kelapa pada Pakan Ayam

Heni Setyo Prayogi (2007), peneliti dari Universitas Brawijaya membuktikan bahwa penambahan minyak kelapa dalam pakan dapat meningkatkan berat hidup, persentase karkas dan konversi pakan. Dalam penelitiannya, digunakan 100 ekor ayam broiler jantan jenis Lohman berumur 3 minggu. Sampel tersebut dibagi menjadi 4 kelompok, 1 kelompok kontrol tanpa perlakuan dan 3 kelompok perlakuan dengan suplementasi minyak kelapa berturut turut sebesar 1%, 2%, dan 3%, seluruh kelompok dipelihara selama 4 minggu.

Setelah dilakukan pengamatan dan evaluasi, dapat disimpulkan bahwa teknik pakan tinggi energi dengan suplementasi minyak kelapa dalam pakan ayam broiler sebanyak 3% dapat meningkatkan bobot hidup sebanyak 8,1%, berat karkas 6,7% dan konversi pakan 12,5%, sedangkan suplementasi minyak kelapa 1% dan 2% menghasilkan peningkatan bobot hidup, berat karkas dan konversi pakan dibawah kelompok 3%

Keuntungan yang didapat dengan metode penambahan minyak kelapa dalam pakan sangat relativ, tergantung pada seberapa besar skala industri peternakan ayam pedaging yang dioperasikan dan harga minyak kelapa serta ketersediaannya di lapangan. Skala industri dengan ratusan ribu populasi, kemungkinan besar dapat menunjukkan keuntungan yang cukup besar dengan metode ini, dengan syarat biaya produksi tambahan untuk pengadaan minyak kelapa tidak lebih besar dari peningkatan pendapatan yang dihasilkan, dan juga dipertimbangkan potensi fluktuasi harga minyak kelapa sehubungan ketersediaannya di pasaran.

Baca: Cara Meningkatkan Produksi Telur Unggas

Eksplorasi fungsi bahan-bahan alam untuk meningkatkan produksi ternak sudah selayaknya terus digali, guna meningkatkan potensi peternakan negeri ini berbasis sumber daya lokal yang alami, aman dan mudah diterapkan.

 

Cara Mengetahui Bahasa Anjing dari Gerakan Tubuhnya

Cara Mengetahui Bahasa Anjing dari Gerakan Tubuhnya

Perilaku Anjing dari Ekspresi Tubuhnya

Guk… guk… guk…!!!!

Woi…Broo… anjing loe ngejar-ngejar gue..!!

Gue takut mati setengah, eh setengah mati jauhin dari gue!

Pernah anda mengalami kejadian seperti ini saat berkunjung ke rumah kerabat atau mengalami yang ini andy anjing loe galak banget dari tadi ngegongong terus berarti anda 100% bukan dog people dan anda normal tapi bukan jadi hambatan untuk menjadi dog people. First lesson dogs are barking, no matter they happy or angry because they are dog. Ya yang namanya anjing pasti mengongong kafilah berlalu, ups jadi peribahasa. Anyway anjing punya bahasa yang bisa menggambarkan apa yang sedang mereka rasakan dan inginkan. Lalu bagaimana cara membedakan si doggie lagi ngambek, marah, takut, waspada dan lain-lain, mari kita sedikit bahasa anjing melalui ekspresi tubuhnya:

  1. Relaks

 

Anjing pose relaks

Ekor relaks ke bawah, telinga naik, kepala berada posisi tinggi dan menghadap depan, mulut terbuka serta lidah menjulur keluar, dan posisi kaki lurus tidak tegang. Pada posisi ini anjing sedang relaks dan bisa didekati oleh siapapun.

  1. Waspada

 

Anjing pose waspada

Berhati-hatilah pada posisi berikut : ekor horizontal kebelakang disertai gerakan kecil ekor dengan frekuensi rendah, telinga maju kedepan, mata terbuka lebar, mulut menutup, dan postur condong kedepan disertai otot tegang. Jika anda menemui anjing seperti ini jangan sekali-sekali menatap matanya dan mendekat, apa lagi jika anda merupakan orang asing bagi anjing. Kondisi tersebut anjing sedang pada posisi waspada, untuk mengidentifikasi situasi untuk menentukan ada ancaman atau tidak, jika merasa terancam maka anjing bisa bertindak agresif. Berhati-hatilah pada anjing yang sedang dalam sikap waspada jika anda di anggap sebagai ancaman anjing bisa menyerang anda.

  1. Dominan agresif

 

Anjing pose dominan agresif

Mata serta hidung menyeringai, mulut terbuka dan membentuk C menampakan semua giginya disertai gongongan dan geraman, kaki kaku diikuti postur tubuh condong kedepan, telinga maju kedepan membentuk sudut v, bulu tampak berdiri, ekor kaku keatas. Pada posisi tersebut anjing sedang agresif yang disebabkan adanya ancaman baik dari manusia atau anjing di luar kawanan masuk kedalam teritorinya. Jika anda sedang berkunjung ke rumah kerabat anda dan menemui anjingnya sedang dalam kondisi tersebut tetaplah relaks dan jangan masuk sebelum pemilik rumah menyapa anda dan membukakan pintu, karena anda sudah dianggap sebagai ancaman. Agresifitas anjing bisa dipengaruhi aktivitas bermain dan bertemu manusia maupun anjing lain yang sangat jarang sehingga anjing tersebut menjadi individual atau istilah kerennya kuper. Kalau sudah begitu anjing jadi sering curiga dan menganggap orang asing sebagai ancaman.

Baca: Waspadai Demodekosis – Parasit pada Anjing

  1. Takut

 

Anjing pose takut

Badan menunduk, pupil lebar, bulu naik, telinga kebelakang, hidung mengerut, bibir sedikit melengkung, ekor masuk kedalam. Jika sudah begini hati-hati, posisi tersebut menunjukan anjing takut tetapi masih bisa menyerang. Berbeda dengan anjing agresif, serangan anjing takut sulit terdeteksi karena selain kondisi diatas anjing biasanya diam serta menunjukan ekspresi datar. Banyak orang mengira dengan langsung membelai anjing akan sedikit menenangkan padahal saking takutnya niat baik kita dianggap serangan oleh anjing sehingga anjing bisa beraksi dengan menggigit secara tiba-tiba. Selain itu harap hati-hati jika menemui gesture anjing ketakutan di jalan terutama di daerah yang belum bebas rabies, jangan sekali-sekali mendekati anjing tersebut karena bisa jadi anjing tersebut terinfeksi virus rabies.

  1. Stress dan tertekan

 

Anjing pose stress dan tertekan

Ekor turun kebawah tetapi tidak masuk ke perut, badan sedikit kebawah, telinga kebelakang, pupil dilatasi, nafas teregah engah disertai ujung hidung bergerak kebelakang, kaki berkeringat. Ya saya menamakan gesture tersebut dengan meet the vet karena takut disuntik oleh dokter hewan, lebih tepatnya disebabkan oleh trauma yang mendalam dan tidak hanya pernah disuntik tetapi bisa disebabkan oleh hal lain seperti anjing tersebut bukan jantan dominan sehingga cukup tertekan ketika masuk kedalam kelompok, pernah dipukul manusia (sering terjadi pada anjing rescue), phobia dan lain-lain. Hampir sama dengan anjing yang takut, pada anjing tertekan bisa menyerang secara tiba-tiba namun umumnya lebih kalem dan cenderung diam saat coba untuk didekati maupun dipegang.

Simak: Mengapa Pyometra terjadi pada Hewan Kesayangan Anda

  1. Takut dan cemas

 

Anjing pose takut cemas

Badan rendah, ekor sedikit mengibas, telinga kebelakang, kontak mata tidak langsung dan sedikit melirik, lidah menjilat hidung, kaki depan diangkat. Gesture tersebut menunjukan anjing sedang takut dan cemas. Pada kondisi ini umumnya hewan takut tetapi masih bisa dipegang biasanya terjadi jika anjing bertemu dengan orang baru atau anjing yang lebih dominan maupun yang lebih besar.

  1. Menyerah dan patuh

 

Anjing pose menyerah

Berguling kebelakang, perut menghadap udara, ekor menekuk, telinga kebelakang, kepala menoleh ke salah satu sisi, hidung rileks tidak tegang. Gesture ini menunjukan anjing menyerah dan patuh. Mengapa menyerah? Biasanya terjadi pada anjing yang cukup agresif dan mulai bisa dijinakkan oleh pemilik dan pawang. Pada fase ini anjing bisa dipegang dan didekati, sebaiknya juga mulai diajarkan untuk berinteraksi dengan orang lain.

  1. Bermain
Anjing pose bermain

Ekor naik dan berkibas dengan cepat, kaki depan merendah menunjukan postur menunduk, telinga naik, mulut terbuka disertai lidah menjulur. Gesture yang paling disukai oleh banyak orang, Ya waktunya bermain. Tidak perlu penjelasan lagi ajak main anjing anda sekarang juga.

Baca pula: Beberapa keadaan Darurat pada Anjing

Jadi jangan panik ketika berkunjung kerumah kerabat yang memelihara anjing, pelajari posturnya maka anda akan paham isi hati dari anjing tersebut. Lalu bagaimana cara berkunjung kerumah kerabat yang memiliki anjing dan cara berinterakis dengan anjing. Tunggu artikel selanjutnya…

 

Anjing Dachshund – Si Hotdog

Anjing Dachshund – Si Hotdog

Mengenal Anjing Dachshund

PecintaSatwa.com – Anjing jenis Dachshund terkenal diantara para pecinta anjing karena rasa rasa ingin tahu yang tinggi, keberanian dan kesetiannya, oleh sebab itulah ia banyak dijadikan sebagai anjing kesayangan, disamping itu ia juga berbakat menjadi anjing pengawas yang baik.

mary kate olsen berjalan santai dengan dachshundnya

Meski berbadan kecil, Dachshund membutuhkan cukup exercise untuk menjaga tempramennya yang penuh kasih sayang dan ceria. Ketika ia berburu sesuatu, ia akan benar-benar mengejarnya dengan sungguh-sungguh, sehingga ia cenderung mengabaikan anda saat fokusnya sedang membidik sesuatu.

Baca: Anjing Chow Chow – Tukang Cemberut yang Lucu

Jangan tekejut ketika anda pertama kali mengunjungi rumah teman anda yang memelihara Dachshund, kemungkinan besar anda akan digonggongi terus menerus oleh si anjing kecil itu hingga masternya keluar dan memintanya diam. Sifat protektif dimiliki oleh jenis anjing ini, ia akan mencoba menakuti, dan mengusir orang asing yang baru dilihatnya demi melindungi rumah dan ownernya. Akan tetapi ketika ia tahu anda adalah teman majikannya, dan anda bersikap baik padanya, maka ia pun akan menjadi anjing penyayang yang menggemaskan, tak lagi menandai anda sebagi musuh.

Jenis Anjing Dachshund

Secara harfiah, Dachshund dog berarti anjing berang-berang dalam bahasa Jerman, dikenal juga sebagai Dackel, di Belanda ia biasa disebut sebagai anjing Teckel, di Indonesia sebagai anjing Tekel dan di Amerika terkenal sebagai anjing hotdog.

Variasi ras anjing Dachshund cukup beragam. Berdasarkan bulunya (rambut.red), terdapat 3 jenis Dachshund, smooth haired, long haired dan wire haired. Smooth haired Dachshund memiliki rambut pendek yang halus menyatu dengan kulit serta sangat mengkilap, sedangkan longhaired Dachshund, hampir seluruh tubuhnya dipenuhi rambut panjang yang lembut bahkan hingga bagian luar telinganya, kecuali wajah dan kepala bagian atasnya. Sedangkan wire haired Dachshund, berbulu pendek yang lembut namun tidak secepak jenis smooth haired. Ragam warna Dachshund cukup banyak, seperti coklat kemerahan, coklat tua, coklat keemasan, coklat keabuan, hitam dan perpaduan antara hitam dan cokelat.

Baca Pula: Terapi Anti Kutu – Pentingkah?

longhaired dachshund

Dilihat dari ukuran tubuhnya, Dachshund diklasifikasikan menjadi miniature Dachshund dan standard Dachshund. Jenis miniature memiliki tinggi badan sekitar 13-15 cm dengan berat 4-5 kg, sedangkan jenis standard sekitar 20-23 cm dengan berat 9-12 kg. Keunikan ras anjing Dachshund terletak pada ukuran tubuhnya yang jauh lebih panjang dari anggota geraknya, terlihat menyerupai sosis. Selain itu, bentuk telinga Dachshund seperti daun, panjang dan menjuntai ke bawah. Kaki depan anjing ini lebih lebar dari kaki belakangnya.

Simak: Mainan untuk Anjing Kesayangan

Anjing kecil asli Jerman ini dapat hidup sehat sekitar 12-15 tahun. Dachshund juga cukup mudah dilatih, mudah berbaur dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya, ia membutuhkan exercise minimal 2 kali dalam seminggu dan dalam perawatannya lebih baik lebih dari sekali perminggu untuk menjaga keindahan rambutnya.