Cara Perawatan Kucing Bunting

USG Kucing Bunting

USG Kucing Bunting

Perawatan kucing ketika sedang bunting merupakan salah satu hal yang harus diperhatikan dalam manajemen pemeliharaan kucing. Perhatian ekstra pemilik sangat dibutuhkan kucing selama kebuntingannya untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan, seperti adanya kematian pada waktu melahirkan, kesulitan dalam proses persalinan, ataupun anak yang dilahirkan memiliki gizi yang kurang baik, oleh sebab itu beberapa tips berikut dapat anda terapkan di rumah agar kucing kesayangan anda tetap sehat baik sebelum dan sesudah melahirkan :

Mengetahui status kebuntingan dan Hari Prediksi Lahir (HPL)

Setelah kucing mengalami masa perkawinan, tidak ada salahnya untuk memeriksakan kesehatan dan status kebuntingan kucing kesayangan anda kepada dokter hewan. Pemeriksaan kebuntingan pada kucing dapat dilakukan 3 minggu setelah dikawinkan, karena pada masa tersebut janin sudah cukup berkembang. Dokter hewan akan melakukan pemeriksaan kebuntingan dengan cara palpasi langsung atau dengan menggunakan alat bantu USG (Ultra Sono Graphy), setelah itu dokter hewan akan menentukan hari prediksi lahir untuk kucing kesayangan anda. M   asa kebuntingan kucing berkisar antara 58-63 (rata-rata sekitar 60 hari).

Memberikan makanan yang bernilai gizi tinggi

Kucing yang sedang bunting akan membutuhkan asupan nutrisi yang lebih banyak karena harus memenuhi kebutuhan gizi dirinya sendiri dan janinnya, oleh sebab itu dari segi kualitas dan kuantitas pakan harus ditingkatkan, frekuensi pemberian pakan harus ditingkatkan pula. Beberapa produk makanan kucing kemasan cepat saji yang beredar dipasaran menyediakan produk yang disesuaikan dengan kondisi kucing pada masa kebuntingan. Tambahan vitamin ataupun suplemen yang mengandung kalsium dapat dilakukan dilakukan pada waktu menjelang hari kelahiran, untuk timing yang tepat, anda dapat menkonsultasikan kepada dokter hewan pribadi anda.

Jangan memberikan sembarang obat kepada kucing yang sedang bunting

Kucing yang sedang bunting tidak boleh diberikan sembarang obat-obatan, seperti obat kutu, jamur, ataupun obat cacing. Penggunaan obat yang tidak sesuai akan mengakibatkan kegagalan pembentukan janin didalam rahim bahkan dapat berujung ke kematian anak / keguguran. Apabila kucing berada dalam kondisi yang kurang sehat, konsultasikan kepada dokter hewan untuk pengobatan yang baik untuk kucing anda.

Tidak boleh memandikan basah kucing anda selama masa kebuntingan

Alas handuk untuk kucing melahirkan dan menyusui

Alas handuk untuk kucing melahirkan dan menyusui

Rutinitas pemandian basah / grooming sebaiknya dihindari untuk mengurangi resiko adanya stress pada hewan. Kucing bukan merupakan hewan yang dapat bersahabat dengan air, proses pemandian pada beberapa kucing akan meningkatkan resiko stress yang menimbulkan efek yang kurang baik bagi janin. Grooming kering dapat dilakukan dirumah dengan cara menyisir rambut-rambut yang mati dan juga memberikan parfum.

Baca: Tips Mewaspadai Kencing Batu pada Kucing

Menghindari stress

Kucing bunting akan mudah sekali stress. Oleh sebab itu, berikan suasana yang nyaman untuk kucing seperti memberikan alas di kandang, menjaga kelembaban lingkungan dan suhu agar tidak terlalu panas dan terlalu dingin. Kucing yang bunting lebih baik dikandangkan dulu dirumah, agar lebih mudah dikontrol ketika menunjukan tanda-tanda melahirkan

Menyiapkan perlengkapan untuk kelahiran

Apabila anda memutuskan untuk melakukan persalinan kucing anda dirumah, sediakan perlengkapan menjelang persalin seperti nest box, handuk dan lampu untuk penghangat. Nest box ditaruh ditempat yang nyaman dan jauh dari jangkauan manusia ataupun hewan, karena pada waktu melahirkan kucing membutuhkan suasana yang tenang, hangat dan nyaman.

Hindari penggunaan pasir gumpal ketika menjelang hari kelahiran

Kadang-kadang kucing akan melahirkan pada tempat kotoran / litter box yang disediakan, penggunaan pasir gumpal akan menyebabkan anak kotor karena adanya pasir gumpal yang melekat.

Kenali tanda-tanda kucing yang akan melahirkan

Kucing yang akan mendekati stadium kelahiran akan menunjukan pembesaran pada bagian ambing susu, dan daerah sekitar kelamin menjadi basah. Pada stadium awal proses persalinan kucing akan menunjukan gejala gelisah, diikuti dengan hilangnya nafsu makan. Stadium kedua kucing akan mengeluarkan cairan ketuban dan dilanjutkan pengeluaran anak satu demi satu. Jarak antara anak pertama dan kedua berkisar antara 30-45 menit. Hubungi dokter hewan terdekat untuk mendapatkan pertolongan apabila terjadi kesulitan dalam melahirkan.

 

Hizriah Alief Jainudin, drh.
Alumni Dokter hewan UGM (2013), Mahasiswa S2 Medis Klinis FKH UGM, Praktisi Pet and Exotic Animal di Sleman Yogyakarta.