Apa sih Aquascaping

Udang Kardinal, penghuni dasar akuarium yang indah

Udang Kardinal, penghuni dasar akuarium yang indah

Bosan dengan pemandangan akuarium yang itu-itu saja? Cobalah aquascaping, desain akuarium yang menonjolkan tanaman air sebagai dekorasi utamanya. Tren yang sedang berkembang ini boleh jadi dikatakan sebagai seni berkebun di bawah air, karena memadukan teknik-teknik berkebun dengan perawatan akuarium air tawar. Dengan teknik aquascape, Anda bisa mendapatkan pemandangan bawah air yang sangat menarik di rumah Anda!

Baca pula: Penyu Hijau di dalam ancaman serius

Tapi tentu saja, akuarium tanpa ikan sama seperti sayur tanpa garam. Ya, berbagai jenis ikan air tawar memang bisa membuat “kebun bawah air” Anda terasa lebih hidup, dan tentunya lebih asyik untuk dipandang. Masalahnya, tidak semua jenis ikan bisa hidup berdampingan dengan tanaman-tanaman bawah air di aquascape Anda—ikan mas koki, misalnya, merupakan ikan yang senang memakan dan merusak tanaman yang sudah susah payah Anda tanam di bawah air. Beberapa jenis ikan juga sulit beradaptasi dengan lingkungan aquascape yang berubah-ubah akibat interaksi antar tanaman, sehingga mudah stress dan mati. Wah, susah juga ya?

Cara Memilih Ikan Untuk Berkebun di Bawah Air

Siamese algae eater sang pembersih alga yang mengganggu aquascape

Siamese algae eater sang pembersih alga yang mengganggu aquascape

Sebenarnya hal ini tidak terlalu sulit asalkan Anda dapat memahami beberapa syarat suatu spesies ikan bisa hidup dengan damai di kebun bawah air Anda. Syarat-syarat tersebut antara lain:

  • Ikan tersebut bukan pemakan tumbuhan air, sehingga tidak merusak tanaman di aquascape. Ikan-ikan herbivora berukuran kecil seperti alga eater masih bisa ditoleransi, justru bisa membantu membersihkan lumut yang mengganggu penampilan aquascape.
  • Pilih ikan yang mudah beradaptasi dengan perubahan lingkungan, karena lingkungan air di aquascape sangat dinamis bergantung pada keadaan tanaman di dalamnya—khususnya kadar keasaman atau pH air.
  • Pertimbangkan untuk memilih ikan berukuran kecil, sehingga tidak mengganggu fokus perhatian pada tanaman di aquascape Bila ikan terlihat lebih mencolok daripada hiasan tanaman, aquascape Anda tidak akan terlihat maksimal.
  • Kenalilah perilaku ikan yang akan Anda masukan ke aquascape. Ikan yang baik untuk aquascape biasanya suka bergerombol dan berenang dengan tenang, sehingga tidak terlalu mencolok perhatian dan sesuai dengan suasana aquascape yang teduh.
  • Cobalah memilih beberapa jenis ikan dan hewan akuatik lain (misal: udang) yang aktif di seluruh area akuarium. Ikan yang hanya suka bersembunyi di pojok akuarium tentu tidak terlalu menarik.

Simak: Penetasan Tukik untuk Penyelamatan Penyu Hijau

Jenis Ikan Untuk Pengisi Aquascape

Manfish si ikan bendera yang unik

Manfish si ikan bendera yang unik

Nah, berdasarkan 5 syarat tersebut, PecintaSatwa.com merekomendasikan beberapa jenis ikan berikut untuk dijadikan pengisi aquascape:

  1. Guppy (Poecilia reticulata)

Ikan berukuran kecil ini memang sangat cocok digunakan sebagai pengisi aquascape. Dengan panjang hanya 6 cm, ekor ini sudah sangat menarik dengan ekornya yang berwarna-warni dan melambai-lambai bagaikan bendera. Temperamennya yang tenang dan suka berenang lambat membuatnya cocok disandingkan dengan suasana aquascape yang teduh. Ikan ini juga cukup tahan terhadap perubahan lingkungan air yang diakibatkan oleh metabolisme tanaman di dalamnya—bahkan bisa membantu membersihkan minyak yang sering terbentuk di permukaan air.

  1. Neon Tetra (Hyphessobrycon innesi)
Chinese algae eater mirip dengan sapu-sapu

Chinese algae eater mirip dengan sapu-sapu

Ukurannya lebih kecil dibandingkan guppy, namun keindahannya tidak kalah cantik. Garis biru metalik di badan dan torehan merah menyala di dekat ekor membuatnya terlihat ‘menyala’, persis seperti lampu neon. Ikan ini sangat suka hidup bergerombol (schooling), dan ketika sedang berenang bersama-sama warna gemerlapnya akan membuat aquascape Anda seperti penuh dengan lampu yang meriah.

  1. Manfish (Pterophyllum scalare)

Ikan pipih dengan badan bak layang-layang ini memiliki karakter yang tenang dan elegan membuatnya layak dijadikan pengisi aquascape. Manfish suka berenang di bagian tengah akuarium, dan terdapat berbagai macam variasi warna dan corak yang bisa Anda pilih. Ikan ini tidak memakan tumbuhan, namun berhati-hatilah mencampurkannya dengan jenis-jenis udang kecil.

  1. Alga Eater

Ada dua jenis alga eater yang umum dijual: Chinese Alga Eater (CAE, Gyrinocheilus aiymoniyeri) dan Siamese Alga Eater (SAE, Crossocheilus siamensis). Kedua jenis ikan ini bisa digolongkan sebagai ikan pembersih dan suka memakan alga yang tumbuh di sisi-sisi akuarium maupun di atas daun tumbuhan aquascape, sehingga membuatnya terlihat lebih bersih dan segar. Bentuk tubuh yang unik juga menjadi nilai plus bagi kedua jenis ikan ini, ditambah dengan ukurannya yang mini dan karakter yang lebih kalem dibandingkan ikan pembersih lain (misal, ikan sapu-sapu).

  1. Udang Kardinal (Cardinia sp)

Dengan warna merah gelap dan bintik-bintik putih di seluruh tubuh, udang yang satu ini memang mirip dengan seorang Kardinal yang sedang memakai pakaian kebesarannya. Penghuni dasar akuarium ini bisa menjadi aksen yang menarik untuk aquascape yang berisikan batu-batuan atau pasir hias, apalagi dengan warnanya yang mencolok dan perilakunya yang unik. Seperti yang disebutkan di atas, berhati-hatilah mencampurkannya dengan ikan predator seperti manfish, karena udang ini bisa menjadi santapan lezat bagi ikan tersebut.

Baca: Ikan Napoleon – Raja Laut yang diambang Kepunahan

Nah begitulah sedikit contoh dari berbagai macam jenis ikan dan hewan akuatik lain yang bisa Anda gunakan untuk mengisi aquascape. Jangan lupa untuk selalu menjaga kondisi akuarium dengan filter yang baik dan pengatur karbon yang sesuai, sehingga tanaman dan ikan di aquascape Anda bisa tampil dengan maksimal. Selamat menikmati sensasi berkebun di bawah air!

 

Panji Gusti Akbar