Cara Melatih Anak Kucing Buang Air

Melatih Anak Kucing Buang Air

Melatih Anak Kucing Buang Air

Setelah tau bagaimana cara memberi makan baby kucing (kitten) terlantar , sekarang waktunya membahas tentang bagaimana caranya membantu kitten untuk pee dan poop. Mereka harus distimulasi secara manual untuk pee & poop. Biasanya induk kucing akan menjilat perut dan organ kelaminnya agar mereka pee/poop.

  • Setelah setiap habis makan, usapkan kain lembut atau tisu/kapas yang dilembabkan dengan air hangat secara perlahan di bagian perut belakang hingga anal. Kitten biasanya (dan hampir selalu) pee setiap di stimulasi dan poop setidaknya 1x sehari. Tapi jangan terlalu khawatir kalo setiap hari mereka nggak poop, mereka akan pee & poop sendiri pada saat umur 2-3 minggu. Poop normal akan memiliki konsistensi seperti pasta berwarna coklat kekuningan.
  • Setelah kitten anda selesai diberi makan, pee & poop, bersihkan tubuhnya dengan kain halus dan agak lembap untuk membersihkan rambut mereka, sekaligus mengajarkan bagaimana meng-grooming, dan tentunya hal tersebut merupakan bentuk kasih sayang yang mereka butuhkan dari induknya.
  • Anda juga harus memeriksa adanya kutu ditubuh mereka. Kitten harus bebas dari kutu karena mereka rentan sekali terkena anemia yang membahayakan hidup mereka. Jika anda menemukan ada kutu di tubuh mereka, coba gunakan sisir kutu untuk menghilangkannya. Tanyakan pada dokter hewan pribadi anda, produk anti-kutu apa yang aman untuk kitten anda.
  • Setelah selesai kembalikan mereka ke tempat yang hangat. Ketika berumur 4 minggu mereka sebaiknya mulai diperkenalkan dengan Setiap setelah memberi makan, taruh kitten anda di dalam box. Jika mereka belum mengerti, anda boleh mencakar-cakarkan kakinya ke pasir, untuk mengajarinya sekaligus membiasakannya.

Cara Sosiaisasi Anak Kucing

Kitten Dalam Box

Kitten Dalam Box

Kucing akan belajar bersosialisasi dari induk dan saudaranya, itulah alasan mengapa sebenarnya kitten tidak boleh dipisahkan dari induk dan saudaranya hingga usia 8-10 minggu. Jika anda memelihara kitten dibawah umur tersebut, sering-seringlah ajak mereka bermain dan berkenalan dengan lingkungan sekitar agar mereka tidak menjadi kucing yang penakut. Tanyakan pada dokter hewan langganan anda jika ada sesuatu yang tidak anda mengerti.

 

 

Selamat menolong kitten teman-teman! 🙂

 

Referensi

Kraemer, M. 2013. Caring for the Orphaned Kitten. SPCA Serving Erie Country

McCray, C. 2014. Kitten Care Handbook. Kitten Rescue

 

Herinda Pertiwi, drh., M.Si.
Editor in Chief at Pecinta Satwa [dot]com
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master of Science UNAIR (2016) specific on Veterinary Reproduction, Large Animal Clinician, Pet Lover, dan Researcher Focus on Reproduction Nutrition.