Tips Memandikan Kucing

cara grooming kucingMemandikan (Grooming) pada kucing merupakan salah satu rutinitas yang umum dilakukan oleh owner, terutama untuk kucing – kucing yang memiliki tipe rambut panjang seperti Persia, Angora, Maincoon aktifitas grooming baiknya dilakukan seminggu sekali. Disamping untuk membuat kucing menjadi bersih dan wangi, aktifitas grooming juga dapat menurunkan resiko terjadinya penyakit kulit pada hewan, tetapi apa yang terjadi apabila prosedur yang kita lakukan tidak sesuai dan benar? tentunya dapat berakibat tidak baik bagi hewan dan menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan.

Berikut adalah hal – hal yang perlu diperhatikan ketika anda akan melakukan aktifitas grooming pada hewan kesayangan anda :

alat dan proses grooming

alat dan proses grooming

  1. Memastikan hewan benar-benar dalam kondisi prima

Proses memandikan kucing akan meningkatkan resiko stess pada hewan, kucing tidak sama dengan manusia yang memiliki rutinitas mandi 2-3 kali sehari, sehingga pada waktu grooming kucing harus berada pada kondisi yang prima/ sehat. Kucing yang sehat tentunya ditunjukan dengan aktifitas yang baik, tidak ada bersin maupun pilek, dan tidak menunjukan adanya diare. Apabila dalam keadaan tidak prima kita tetap melakukan proses grooming tentunya akan berakibat Stress yang dapat menurunkan imunitas tubuh kucing, sehingga ketika hewan sakit maka akan memperparah kondisi hewan. Usia kucing pertama kali untuk di grooming sebaiknya diatas 2 bulan, pemandian kitten dapat dilakukan dengan menggunakan air yang hangat.

  1. Menyiapkan alat keperluan grooming

Pada waktu grooming kita harus menyediakan perlengkapan seperti shampo khusus untuk hewan, handuk/lap, hairdryer / blower, pemotong kuku, pembersih telinga, sisir, bedak dan juga parfum. Shampo yang digunakan harus menggunakan shampo yang dikhususkan untuk hewan. Penggunaan shampo manusia/bayi untuk hewan tidak disarankan karena tipe kulit hewan dan manusia berbeda, penggunaan sampo yang salah akan membuat kerusakan pada kulit. Konsultasikan pada dokter hewan tentang jenis sampo apa yang baik diberikan sesuai dengan kondisi kulit. Beberapa jenis sampo hewan telah banyak beredar dipasaran seperti jenis sampo untuk penghilang kutu, jamur dan untuk kulit sehat.

  1. Teknik memandikan

Sebelum kucing dimandikan, terlebih dahulu kuku kucing dipotong, kemudian rambut kucing disisir dari atas kebawah dengan menggunakan  sisir pengangkat bulu mati, dilanjutkan disisr dari bagian bawah keatas dengan sisir furbrow. Setelah bagian rambut-rambut yang mati terangkat kucing siap untuk dimandikan.

Baca: Kucing Sphynx – Si Gundul nan Exotis

alat-alat grooming

alat-alat grooming

Kucing bukan merupakan hewan yang bersahabat dengan air, ketika dimandikan beberapa kucing akan merasa tidak tenang dan memberontak. Pertama basuh kucing dengan air secara perlahan pada bagian badan hingga menyeluruh, bagian kepala tidak boleh dibasahi dengan air, karena air yang masuk kedalam telinga akan memicu adanya keradangan pada telinga. Setelah dibasahi dengan air, kucing diberikan sampo dengan menggunakan spons khusus untuk memandikan kucing, setelah penyampoan secara menyeluruh, bilas dengan air sampai benar-benar tidak meninggalkan busa dan bersih.

Cara Perawatan Kucing

Tahap kedua dapat dilakukan dengan menggunakan conditioner khusus untuk melembutkan rambut kucing. Kucing yang selesai dimandikan segera dikeringkan dengan menggunakan handuk / lap yang bersih. Setelah tahap pengeringan dengan menggunakan handuk/lap kucing harus dikeringkan lagi dengan menggunakan hairdryer atau blower tujuannya adalah untuk membuat rambut tetap mengembang dan benar-benar kering. apabila rambut kucing tidak benar-benar kering dan lembab, akan memicu timbulnya penyakit kulit seperti tumbuhnya jamur pada kulit / dermatophytosis.

Penggunaan bedak pada kucing disarankan untuk menghaluskan rambut, tetapi setelah penggunaan bedak harus segera diblower dengan tujuan agar sisa sisa bedak tidak menumpuk pada lapisan kulit. Penggunaan parfum dapat digunakan untuk membuat lebih wangi dengan cara memberikan parfum pada tangan dan kemudian diusapkan ke hewan. Parfum yang digunakan harus parfum hewan yang aman, karena kucing memliki kebiasaan untuk menjilat rambutnya sendiri. Penggunaan parfum yang tidak sesuai tentunya akan memberikan efek buruk pada hewan.

Simak: Jenis-jenis Warna Kucing

 

Hizriah Alief Jainudin, drh.
Alumni Dokter hewan UGM (2013), Mahasiswa S2 Medis Klinis FKH UGM, Praktisi Pet and Exotic Animal di Sleman Yogyakarta.