Sejarah Kuda Thorougbred

PecintaSatwa.com – Sebagai penggemar dan penikmat olahraga berkuda atau sekedar kalangan akademis nama ini sering sekali terdengar. Tidak mengherankan apabila banyak orang dari negeri kita menyebut nama TB. Sebenarnya siapa sih Thorougbred itu?

Sejarah dimulai tahun 1600-an ketika pada jaman tersebut kuda masih merajai jalanan di berbagai belahan dunia, beberapa orang berpengaruh saat itu di Inggris, Turki, Arab dan Amerika Serikat menginginkan kuda dengan karakteristik  tinggi, jenjang, berlari cepat dan daya tahan yang bagus. Perlu diingat sampai tahun tersebut ilmu genetika tentang kuda belum begitu maju, hanya percobaan inseminasi buatan pada kuda yang terjadi dari jazirah arab. (Baca: Tips Memilih Sapi Bakalan yang Menguntungkan)

Persilangan Beberapa Jenis Kuda Unggul dan Terbaik

Kuda TB Champion

Kuda TB Champion

Berbekal dengan cara trial and error, persilangan beberapa kuda merubah jalan cerita dunia perkudaan, kuda arab dapat dianggap sebagai cikal bakal berbagai jenis kuda di dunia. Menurut keterangan penjelajah dunia Marco Polo saat berkunjung ke India tahun 1290. Para sultan di India telah menyebar luaskan kuda arab ke berbagai negara lain di Asia. Salah satu caranya adalah melalui hadiah perkawinan. Melalui ekspansi tentara arab ke berbagai penjuru Negara pada awal abad pertengahan, maka kuda arab menyebar ke berbagai penjuru dunia. Kuda arab tersebut kemudian dikawin silangkan dengan kuda lokal di daerah masing-masing negara. Sampai saat ini telah dikenal lima ekor kuda pejantan arab yang terkemuka, masing-masing bernama The Byerley Turk (1684), The Leeds Arabian (1965), The Dardley Arabian (1700), The Alcock Arabian (1704), dan The Godolphin Arabian (1730). Nama dari kuda pejantan ini akan kita temukan pada silsilah keturunan kuda jenis Throughbred yang tersebar di seluruh dunia.

Mengenali kuda jenis ini tergolong mudah, selain bentuk fisik yang bagus, warna yang sangat umum dapat dijumpai seperti bopong, dawuk, napas, jeragem. Selain itu jika kita perhatikan dari leher, kuda ini memiliki leher yang lebih panjang dari kuda jenis lain, bentuk dada yang lebih ramping daripada kuda jenis cold blood dan kuku yang berukuran besar. Sifat yang sangat antusias terhadap orang dan cenderung aktif.

Kuda Thoroughbred Masuk Indonesia

Thoroughbred Indonesia mulai dikenalkan sejak 1960-an saat keputusan dari Presiden Soeharto tentang perbaikan mutu kuda. Tim kavaleri kuda TNI AD pada akhirnya mulai mendatangkan beberapa pejantan unggulan dan melakukan kawin silang dengan kuda lokal Indonesia. Thoroughbred termasuk salah satu jenis kuda yang dikembangbiakkan, dan mulai 1990 PORDASI mengadakan kelas khusus Thoroughbred Indonesia. Kuda ini sendiri sebenarnya merupakan persilangan kuda Thoroughbred asli Australia dengan kuda lokal kita. Sehingga banyak dikenal sebagai kuda G atau kuda keturunan. Sampai saat ini Indonesia sudah memiliki G7 yang artinya keturunan ke 7 dari Thoroughbred asli. Tahun 2010 baru ini pemangku kepentingan sudah menetapkan adanya ras baru dimulai dari kuda G5- seterusnya mengingat susunan genetikanya sudah berbeda dari kedua induknya, Hal ini ditandai dengan adanya PP dari menteri pertanian. (Simak cerita: Sang Garuda – Elang Jawa yang Eksotis)

Nah, cukup menarik bukan pengetahuan tentang kuda Thoroughbred ini. walaupun sebenarnya cukup banyak tersebar di dekat masyarakat, namun tidak banyak orang yang tahu juga kalau kuda ini bisa digunakan sebagai kuda pacu maupun kuda tunggang. Sebagai info beberapa saat lalu sebelum kepolisian kita memiliki kuda jenis worm blood di kesatuan mereka, Thoroughbred juga digunakan tim reaksi cepat untuk membubarkan masa saat berdemontrasi, dan upacara penyambutan tamu negara. (APW)

 

Pecinta Satwa
Freelance Contributor at Pecinta Satwa [dot]com
Beberapa kontributor lepas yang menulis artikel untuk Pecinta Satwa [dot]com. Masih ada yang aktif menulis dan ada yang sudah tidak aktif.