Apa Sih Pyramiding Pada Kura-kura?

Bagi sebagian kalangan pecinta kura-kura, mungkin masih belum mengetahui apa yang dimaksud dengan pyramiding, pyramiding merupakan salah satu masalah utama yang terjadi pada kura-kura yang dipelihara dan sengaja didomestikasikan. Pyramiding adalah peningkatan pertumbuhan pada bagian karapas / scute selama periode pertumbuhan kura-kura, pertumbuhan yang terjadi bukanlah pertumbuhan normal karena pertumbuhan terjadi sangat cepat.

kura-kura yang mengalami pyramiding

kura-kura yang mengalami pyramiding

Pada fase pertumbuhan normal, masing-masing scute berkembang dalam posisi horizontal dan kemudian dilanjutkan dengan peningkatan ukuran diameter dari masing-masing scute secara keseluruhan. Selama pertumbuhan normal scute akan membesar secara perlahan dan garis pertumbuhan terlihat halus dan akan membentuk suatu ring yang semakin lama akan terus membesar .

Penyebab Pyramiding Kura-kura

Pada kura-kura yang mengalami pyramiding pertumbuhan karapas (bagian cangkang kura-kura atas) baru berlangsung sangat cepat dan abnormal, garis pertumbuhan scute yang seharusnya horizontal berubah menjadi kearah vertikal dan lama kelamaan akan membentuk ring yang terlihat seperti piramida.

Struktur karapas normal pada kura - kura, garis pertumbuhan pada scute terlihat halus

Struktur karapas normal pada kura – kura, garis pertumbuhan pada scute terlihat halus

Kejadian ini sangat jarang ditemukan pada kura-kura darat yang berada di alam liar. Pemberian pakan yang tidak bervariasi pada kura-kura darat yang dipelihara menyebabkan asupan pakan yang tidak seimbang dan adanya defisiensi (kekurangan) vitamin, protein, mineral yang dibutuhkan oleh kura-kura darat, hal ini tentunya akan menimbulkan masalah deformitas tubuh yang kurang baik bagi kura-kura.

Faktor Penyebab Pertumbuhan Cangkang Abnomal

Scute yang telah mengalami pyramiding tidak dapat dikembalikan kembali ke bentuk yang normal, tetapi pertumbuhan cangkang dapat dikembalikan normal untuk mencegah adanya abnormalitas pertumbuhan scute. Hal-hal yang dapat menimbulkan pertumbuhan cangkang abnomal adalah pemberian pakan yang tidak seimbang dan kurangnya protein yang masuk kedalam tubuh, juga mineral kalsium-fosfor yang tidak seimbang, selain itu faktor lain seperti intensitas pemberian sinar ultraviolet serta faktor kelembaban ikut berperan dalam pertumbuhan.

Pakan Kura-kura yang baik

Pemberian jenis pakan yang baik harus disesuaikan dengan jenis kura-kura darat yang dipelihara. Kura-kura herbivora, biasanya diberi variasi pakan sayuran seperti buncis, kacang panjang dan brokoli, sayuran tersebut memiliki kandungan mineral fosfor yang tinggi. Karena itulah akan lebih baik jika pemberian pakan yang sama setiap harinya tidak dilakukan terus menerus, lebih baik dicampur dengan jenis sayuran lain sebagai imbangan nutrisi. Pemberian pelet juga tidak boleh diberikan secara terus menerus, akan lebih baik jika dilengkapi dengan pemberian hijauan. Komposisi pakan hijauan dan pakan kering yang seimbang akan membantu proses perkembangan dan pertumbuhan yang normal optimal.

 

Herinda Pertiwi, drh., M.Si.
Editor in Chief at Pecinta Satwa [dot]com
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master of Science UNAIR (2016) specific on Veterinary Reproduction, Large Animal Clinician, Pet Lover, dan Researcher Focus on Reproduction Nutrition.