PecintaSatwa.com – Jika banyak orang menganggap bahwa penyakit tumor atau kanker merupakan penyakit modern akibat banyaknya bahan-bahan konsumsi tercemar ternyata tidak seluruhnya benar. Penyakit ini juga diderita oleh hewan-hewan purba yang berukuran super besar, sang legenda Dinosaurus.

Penemuan dinosaurus dengan bekas luka, patah tulang, dan bekas perkelahian lainnya sudah sangat biasa bagi arkeolog. Fenomena yang menggemparkan akhir-akhir ini adalah ditemukannya 2 tipe kanker tulang yang berbeda pada individu yang sama, yakni osteoma dan polkadot-like hemangioma pada tulang vertebrae bagian ekor. ( Baca: 8 Fakta Unik tentang Burung Merak)

Tumor tulang ini ditemukan pada Titanosaurus, keluarga dinosaurus raksasa dengan leher panjang, dan ekor panjang paleo beast. Penemuan ini termasuk penemuan yang  sangat langkah dan saat ini terus dipelajari oleh para peneliti di Federal University of Rio de Jenairo Brazilia, sebagaimana yang diberitakan oleh www.livescience.com.

Selain perkembangan zoology dijaman purba, adanya 2 tipe tumor tulang yang ditemui pada Titanosaurus akan menjadi suatu informasi yang sangat penting bagi berbagai bidang keilmuan, seperti paleontologist, dan bahkan kedokteran modern. (Rind)

 

Herinda Pertiwi, drh., M.Si.
Editor in Chief at Pecinta Satwa [dot]com
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master of Science UNAIR (2016) specific on Veterinary Reproduction, Large Animal Clinician, Pet Lover, dan Researcher Focus on Reproduction Nutrition.