Memelihara Ball python

Nama Ball python (Python regius) sudah tidak asing lagi bagi para pecinta ular di Indonesia.

salah satu morp ball python yang dihasilkan di luar negeri

salah satu morp ball python yang dihasilkan di luar negeri

Ular pembelit dari Afrika ini memang unik, dengan berbagai morph (bentuk) yang menarik hati banyak pecinta reptil di dunia. Karakternya pun tergolong tenang dan jarang menggigit, membuatnya disukai oleh para hobiis pemula yang baru pertama kali menangani ular.

Meskipun ada banyak breeder ball python di Indonesia, beberapa hobiis lebih suka mengimpor ular dari luar negeri (misal, Amerika Serikat) dengan morph yang lebih unik. Sayangnya ular impor ini cenderung rewel, ada banyak hobiis yang mengeluhkan ularnya yang ogah makan selama beberapa bulan sejak dibeli. Padahal harga ular ini sendiri tidaklah murah, apalagi untuk jenis-jenis morph tertentu yang memang langka di pasaran. Nah, bagaimana sih cara mengatasi ular ball python yang ogah makan? Yuk kita simak besama-sama!

1. Memilih Ular Hasil Penangkaran

Saat memilih ball python untuk dipelihara, jangan hanya melihat motif atau morph­­-nya saja—Anda perlu menanyakan asal-usul ular yang akan dipelihara, apakah berasal dari penangkaran (captive breeding/CB) atau tangkapan liar (wild caught/WC). Ya, meskipun sekarang sudah banyak breeder ball python, ternyata masih ada ular hasil tangkapan liar yang diimpor langsung dari Afrika dan dijual di pasar Indonesia. Ular yang seperti ini cenderung mudah stress, agresif, dan sangat pilih-pilih soal makanan—hal ini akan dibahas di poin selanjutnya. Intinya, pastikan ular yang Anda beli berasal dari breeder terpercaya dan mudah dihubungi jika sewaktu-waktu Anda memiliki masalah dengan si ular.

2. Variasi Makanan Ball python

Jika Anda sudah benar-benar yakin sudah memilih ular yang sehat tapi ternyata si ular tetap tidak mau makan, mungkin Anda harus merubah menu makan bagi si ular pembelit. Seperti yang sudah dibahas di poin sebelumnya, ular ball python hasil tangkapan liar (WC) cenderung pilih-pilih soal makanan, dan terkadang hal ini juga menurun pada ular hasil penangkaran (CB). Di alam liar, ular ini memakan katak, rodentia kecil, dan terkadang burung-burung kecil—namun jarang sekali memakan tikus, apalagi tikus putih. Hal ini menyebabkan si ball python tidak mengenali tikus putih yang disediakan sebagai makanan, sehingga mereka pun tidak mau memangsanya. Kalau sudah seperti ini, cobalah memberikan variasi makanan yang berbeda, seperti burung dan katak, sebelum mengenalkannya ke tikus putih.

Simak: Tips memberi makan Ular yang baru menetas

3. Kondisi Terrarium Ball python

ball python yang menawan

ball python yang menawan

Sebagai rumah si ular, kondisi terrarium akan sangat mempengaruhi mood hewan melata yang satu ini. Berikan perlengkapan standar seperti tempat minum dan tempat bersembunyi di dalam terrarium agar si ular bisa merasa nyaman di rumah barunya. Tempatkan terrarium di kondisi yang sepi, karena ular yang diimpor mudah terusik dengan kebisingan dan membutuhkan kondisi yang nyaman untuk menghilangkan rasa stress-nya. Atas alasan yang sama, hindari menyentuh atau memainkan ular selama satu minggu pertama, hingga si ular benar-benar bisa merasa nyaman di rumah barunya.

Baca pula: Cara Mengatasi Kutu pada Ular

Perlu diingat bahwa ball python merupakan satwa nokturnal, sehingga Anda harus memperhatikan keterangan lampu penghangat di terrarium. Lampu yang terlalu terang akan membuat ular merasa terganggu, dan ini juga bisa menjadi alasan mengapa si hewan melata ini mogok makan. Solusinya adalah dengan membungkus lampu penghangat menggunakan kain/plastik tahan panas berwarna redup, sehingga menimbulkan kesan ‘remang-remang’ tanpa mengurangi fungsi utamanya sebagai pemanas.

4. Winter Breeding Session Ball python

Di wilayah asalnya, ball python memasuki musim kawin ketika suhu udara turun menjelang musim dingin (November-Februari). Pada waku-waktu ini, ball python sering memasuki kondisi ‘puasa’ alias mogok makan, dan hal tersebut cukup umum ditemukan di ular impor. Nah jika ball python Anda dalam kondisi yang gemuk dan sehat, Anda tidak perlu khawatir dan hanya perlu menunggu sampai fase ‘puasa’ ini selesai. Anda hanya perlu merawatnya seperti biasa dan menjaga kondisi terrarium seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Nah begitulah sedikit tips untuk mengatasi ball python impor yang ogah makan. Ingatlah untuk selalu memperhatikan kondisi ular dan segera hubungi dokter hewan apabila ball python Anda terlihat sakit atau lesu. Semoga artikel ini berguna bagi Anda, selamat memelihara!

 

Panji Gusti Akbar