Anjing Gembala Jerman

PecintaSatwa.com – Sejak ribuan tahun yang lalu anjing sudah menjadi sahabat manusia. Setelah terdomestikasi, banyak catatan sejarah dan bukti pra sejarah yang menjelaskan tentang kerja sama antara manusia dan anjing, kebiasaan itu pun hingga kini masih sering kita lakukan baik untuk bermain-main hingga menyelesaikan sebuah misi yang penuh misteri. Salah satu jenis anjing yang popular sebagai anjing dengan indeks prestasi kinerja tinggi adalah Anjing Gembala Jerman (AGJ) atau German Sherped Dog (GSD). (Ini lho: Mainan untuk Anjing Kesayangan)

Namanya memang berarti anjing gembala, namun jangan salah.. AGJ adalah anjing multi talenta, ia bisa melaksanakan tugasnya dengan baik sebagai apapun saat ia bertugas. Ia dapat menjadi anjing penjaga yang bertanggung jawab, anjing penuntun yang penyabar, anjing pemburu yang teliti, dan yang paling sering dilakukannya dengan hasil istimewa adalah kegagahannya sebagai anjing penolong manusia, baik dalam keadaan bahaya, bencana, maupun misi kasus kriminial, karena itu AGJ sering tergabung dalam tim elite Kepolisian dan Tentara National di berbagai Negara.

Apa Saja Keunggulan Anjing Gembala Jerman

Anjing Gembala Jerman (AGJ)

Anjing Gembala Jerman (AGJ)

Anjing asli Jerman ini awalnya lebih berperan sebagai anjing pengembala domba di negeri asalnya, ia memiliki insting kuat untuk melindungi ternak yang menjadi tanggung jawabnya. Karena kecerdasan dan dedikasinya yang luar biasa, karir anjing ini pun terus menanjak, hingga dengan mudahnya ia naik pangkat sebagai anjing prajurit dalam kerja militer dan kerja Kepolisian.

AGJ mudah beradaptasi dengan lingkungan baru, dan mudah dilatih untuk melaksanakan tugas khusus, karena itulah ia sering kali bertugas bersama para petugas militer untuk melaksanakan tugas negara. Namun sayangnya, rumor yang beredar di masyarakat tentang ke-agresif-an AGJ telah mendarah daging, terlebih karena ke-garang-an wajahnya, membuat AGJ popular dengan anjing galak. Kenyataanya, jika anda mendapatkan AGJ dari breeder terpercaya dan bereputasi baik diimbangi dengan training oleh owner atau pelatih yang berpengalaman tinggi, tempramen AGJ cenderung stabil, bahkan ia dapat menjadi anjing kesayangan yang menyenangkan bagi keluarga. (Waspada: Canine Distemper pada Anjing)

Jenis Anjing Gembala Jerman

Terdapat dua jenis AGJ, berbulu panjang dan berbulu pendek, dengan warna hitam di bagian badan dan moncong, dikombinasi dengan warna coklat terang di bagian kaki dan dada, serta warna coklat gelap di sekitar kepala dan telinga yang berbentuk segitiga tegak. Tinggi AGJ beriksar antara 58 cm hingga 63 cm, dengan rataan berat badan 22-40 kg. normalnya, ia dapat hidup hingga 10 tahun, lebih kurangnya tergantung dari perawatan sehari-hari oleh para owner.

German Sherped Dog membutuhkan latihan harian dengan porsi tinggi, lebih dari 2 jam. Jika Anda memiliki AGJ di rumah, usahakan untuk dapat mengajaknya berlari atau jalan-jalan di luar lebih dari 2 jam sehari. Hal ini sangat penting, karena memang AGJ membutuhkannya untuk membakar energi nya, jika tidak demikian, kemungkinan besar akan berpengaruh pada tingkat stress dan tempramennya, seperti ia akan menggonggong berlebihan, menyalak, dan mudah menyerang orang. ( Cara bikin: Pakan Buatan Sendiri untuk Hewan Kesayangan)

Secara alami, AGJ termasuk golongan anjing yang mudah bersosialisasi dengan manusia dan hewan lain, maka dari ini jangan ragu jika anda ingin memeliharanya, terlebih jika anda mulai bersamanya sejak ia puppy, anda dapat melatihnya menjadi anjing penyabar dan menyenangkan di rumah, sekaligus sebagai anjing pelindung dan penolong jika anda dalam bahaya.

Grooming dibutuhkan AGJ relatif sering. Karena aktifitasnya yang tinggi di luar ruangan yang sangat disukainya, disarankan untuk memandikannya minimal sekali dalam satu minggu, jika diperlukan Anda dapat memandikannya 2 kali dalam seminggu sesuai dengan keadaan dan kebutuhannya, agar AGJ kesayangan Anda selalu terlihat bersih, berbulu indah, wangi dan menawan. Dan si galak pun tetap tampak gagah tampan mempesona.

Bagaimana dengan AGJ anda di rumah?? Semoga sehat selalu. (Rind)

 

Herinda Pertiwi, drh., M.Si.
Editor in Chief at Pecinta Satwa [dot]com
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master of Science UNAIR (2016) specific on Veterinary Reproduction, Large Animal Clinician, Pet Lover, dan Researcher Focus on Reproduction Nutrition.