Kadal Gecko

PecintaSatwa.com – Tokek atau gecko dikenal sebagai hewan pemalu, karena bentuknya yang unik dan sering kali mengagetkan ketika ia keluar dari balik lemari, tidak jarang ada orang yang kurang suka terhadap gecko. Reptil yang leopard gecko albinoberkerabat dengan cicak ini memiliki suara unik yang sering dihubungkan dengan hal-hal mistis oleh sebagian kecil kalangan masyarakat. Beberapa orang juga percaya bahwa tokek bisa menyembuhkan beberapa penyakit, hal inilah yang memancing perburuan besar-besaran untuk mendapatkan daging dan kulitnya yang berharga tinggi. Terakhir, ada juga yang mengganggap hewan ini cukup cantik untuk dijadikan satwa peliharaan di rumah. Duh, tokek kok dipelihara ya?

Ya, bagi kalangan pecinta reptil, tokek atau gecko bukan merupakan satwa yang asing untuk dipelihara. Kebanyakan gecko yang dipelihara bukanlah tokek rumah yang biasa kita kenal, namun gecko impor dengan warna dan bentuk yang bermacam-macam. Bagi para pecinta reptil, warna tubuh yang menawan dan perilaku yang unik mengalahkan rasa jijik yang selama ini dirasakan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Ciri Khusus Leopard Gecko

leopard geckoSalah satu jenis gecko yang sering dipelihara adalah Leopard Gecko (Eublepharis macularius), satwa cantik yang berasal dari gurun pasir di India, Pakistan, dan Afganistan. Sesuai namanya, leopard gecko memiliki berbagai corak tutul di tubuhnya, mirip dengan macan tutul, dengan warna latar kuning dan sedikit pucat di kepala dan ekor. Leopard gecko bersifat unik karena tidak seperti gecko lain, reptil ini memiliki kelopak mata yang bisa digerakan. Gecko ini juga tidak memiliki alat penghisap di permukaan kakinya, sehingga tidak bisa memanjat bidang vertikal. ( Intip juga: Macan Tutul – Predator Tersukses di Dunia )

Melalui proses domestifikasi dan perkawinan selektif yang ketat, para breeder mengembangkan berbagai morph (bentuk) leopard gecko yang beraneka-ragam, baik dari segi corak dan warna dasar. Salah satu contoh morph yang paling sering ditemui adalah albino, tangarine, red-eyed, dan lavender. Semakin unik dan langka morph yang dimiliki, semakin mahal pula harga leopard gecko tersebut—beberapa morph bahkan bisa seharga puluhan jutaan rupiah!

Memelihara Leopard Gecko di Terrarium

Leopard gecko memiliki ukuran yang tepat untuk dipelihara di terrarium, dengan panjang hewan dewasa bisa mendekati 30 cm. Beberapa orang memelihara leopard gecko di dalam terarium mika, terarium kaca, atau box dengan ukuran yang disesuaikan dengan ukuran tubuhnya. Kandang yang terlalu sempit bisa menyebabkan timbulnya penyakit akibat sirkulasi

Terarium untuk leopard gecko

Terarium untuk leopard gecko

udara dan kelembapan yang kurang baik. Karena hewan bersifat sangat teretorial, satu terarium hanya bisa diisi oleh satu ekor leopard gecko.

Seperti reptil pada umumnya, leopard gecko membutuhkan berbagai macam ‘aksesoris’ yang harus tersedia di dalam terariumnya. Beberapa aksesoris wajib bagi leopard gecko antara lain lampu penghangat, tempat bersembunyi, serta tempat untuk minum. Sebagai hewan terestrial, leopard gecko tidak memerlukan batang tumbuhan untuk dipanjat, Anda hanya perlu menyediakan beberapa batu di atas substrat pasir sebagai tempat si gecko beraktivitas.

Makanan Leopard Gecko

leopard gecko memangsa jangkrikGecko merupakan satwa karnivora yang hanya memakan hewan lain, khususnya serangga. Terdapat berbagai macam makanan leopard gecko yang bisa Anda berikan; seperti jangkrik, ulat hongkong, atau bayi tikus alias pinkies. Anda harus menyesuaikan jenis makanan dengan ukuran si gecko, dengan aturan ukuran mangsa harus lebih kecil dari jarak antara kedua mata gecko di masing-masing sisi kepala. Anda bisa memberi mangsa dalam kondisi setengah mati, namun lebih baik jika diberikan dalam keadaan hidup agar si gecko aktif bergerak mengejar mangsa yang ditawarkan. ( Kenali: Animal Welfare – 5 Prinsip Kesejahteraan untuk Hewan )

Leopard gecko kecil memerlukan asupan mineral, kalsium dan vitamin D3 agar bisa tumbuh dengan baik. Sayangnya, nutrisi-nutrisi ini hanya terdapat dalam jumlah kecil di dalam mangsa yang tersedia bagi si gecko. Solusinya, Anda bisa melumuri mangsa dengan bubuk kalsium sebelum diberikan ke gecko, sehingga si leopard gecko bisa menelan kalsium yang diberikan. Ada juga cara lain yang disebut dengan gut loading,yaitu memberi makan nutrisi berupa kalsium dan vitamin ke dalam tubuh mangsa sebelum diberikan ke gecko yang dipelihara.

Penyakit Leopard Gecko

Terdapat beberapa penyakit yang umum diderita oleh Leopard Gecko, antara lain:

  1. Metabolic Bone Disease (MBD), merupakan penyakit yang disebabkan karena kurangnya asupan kalsium dan vitamin D3. Gecko yang terkena penyakit ini terlihat lemah, tulang yang rapuh, keanehan pada pertumbuhan kaki/punggung/ekor, tubuh yang kaku atau bergetar, serta turunnya nafsu makan. Sulit sekali mengembalikan kondisi gecko yang terkena penyakit ini.
  2. Dycedisis, merupakan penyakit yang sering muncul pada reptil. Penyakit ini disebabkan oleh kegagalan berganti kulit akibat kurangnya kelembapan atau faktor-faktor lain. Kulit yang harusnya terlepas bisa tersangkut di beberapa bagian tubuh, seperti mata, tungkai, atau sebagian ekor. Tanpa penanganan, penyakit ini bisa menyebabkan infeksi yang serius.
  3. Pneumonia, penyakit paru-paru akibat kelembapan udara yang terlalu tinggi. Kondisi kandang yang becek atau terlalu kecil bisa menyebabkan munculnya penyakit ini. Gejala yang sering timbul antara lain munculnya gelembung lendir di bagian hidung, serta frekuensi bernafas yang aneh dan “berat”.
  4. Gastoenteritis, disebabkan oleh bakteri atau protozoa yang menginfeksi saluran pencernaan gecko. Leopard gecko yang terserang menunjukan gejala diare, dengan kotoran yang basah atau bahkan berdarah (kotoran leopard gecko yang sehat kering dan padat). Penyakit ini bisa disebabkan oleh sanitasi kandang yang kurang baik. Bila tidak ditangani, gecko bisa terkena dehidrasi, ogah makan, dan akhirnya mati.

Jika gecko Anda mengalami salah satu penyakit tersebut, segera bawa mereka ke dokter hewan yang terpercaya. Jangan mencoba mengobati penyakit leopard gecko tersebut tanpa pengetahuan yang cukup, apalagi menggunakan obat-obatan untuk manusia.

Nah, begitulah sedikit ulasan tentang leopard gecko, si reptil ningrat yang tidak menjijikan. Semoga artikel ini bermanfaat!

 

Panji Gusti Akbar