Hewan-Hewan Kutub

PecintaSatwa.com – Seperti yang kita tahu, bahwa daerah kutub merupakan daerah yang bersuhu paling rendah didunia. Karena hal ini lah, daerah Kutub menjadi tempat yang sangat sedikit ditinggali. Kutub utara (Artik) dan kutub Selatan (Antartika) merupakan  daratan es yang sangat luas bersuhu sangat rendah berada dibawah 0 derajat celcius. Meskipun mempunyai suhu yang sangat ektrem yaitu -34°C di Artik dan -51°C di Antartika kawasan tersebut tetap memiliki kekayaan ekosistem yang patut dibanggakan. Salah satu ekosistem yang mendukung kehidupan di kedua kutub tersebut adalah keragaman fauna yang hidup di dalamnya.

Simak juga: Inilah Daftar Hewan yang Hampir Musnah di Bumi

Meskipun menjadi satu-satunya tempat yang tidak bisa di tinggali oleh reptil tidak ada mamalia darat asli yang hidup didalamnya, Antartika mempunyai samudera yang penuh dengan biota laut. Berkebalikan dengan Antartika, kawasan Artik justru mempunyai lebih dari 24 spesies mamalia. Apabila kedua ekosistem tersebut digabungkan, maka akan menjadi hunian bagi populasi burung laut terbesar di dunia, hunian bagi sejumlah besar plankton air, paus, walrus, anjing laut, dan beruang kutub. Hewan-hewan tersebut sanggup bertahan hidup dalam iklim yang keras melalui adaptasi dan perilaku khas. Selama musim dingin berlangsung, jenis-jenis tertentu akan ada yang berpindah ke area yang lebih hangat, berhibernasi, dan mengembangkan ciri-ciri istimewa untuk melindungi dirinya dari suhu dingin.

Inilah hewan-hewan yang dapat hidup di Artik dan Antartika :

Pinguin Adelia

pinguin adelia

pinguin adelia

Pinguin Adelia merupakan spesies pinguin asli dari Benua Antartika dan paling banyak dikenal oleh para peneliti dan para pengunjung yang datang ke benua ini. Tingginya antara 60 sampai 75 cm dengan berat badan sekitar 3-6 kg. Bagian belakang dan bagian atas kepalanya tertutup dengan bulu hitam dan kebiru-biruan, sedangkan bagian dadanya tertutup dengan bulu putih mulus. Pinguin Adelia dapat menyelam dibawah gumpalan es sampai sedalam 4 m dan dapat melompat kembali keatas gumpalan es terapung setinggi 2 m dari air. Pada saat menuruni pantai, sayapnya akan dibentangkan untuk menjaga keseimbangan. Hewan ini mempunyai rasa ingin tahu yang besar dan tidak takut dengan kehadiran manusia, sebab baginya musuh utamanya adalah burung camar laut yang suka memakan telur dan anak-anaknya. Selain itu musuh Pinguin Adelia adalah anjing laut dan ikan paus pembunuh yang menyerang Pinguin Adelia pada saat berada di air. Pada saat musim dingin, pinguin ini akan mencari makan di tepi luar balok balok es dan akan kembali naik ke gumpalan-gumpalan es yang terapung untuk kembali ketempat bertelurnya. Pinguin Adelia akan membangun sarang di pantai berkerikil tempat mereka berkembang biak, yaitu dengan cara mengorek lubang dengan kaki-kakinya yang berselaput dan kemudian memagari lubang tersebut dengan lingkaran kerikil.

Burung Tern

 

burung tern

burung tern

Burung Tern adalah burung dari arktik yang melakukan perjalanan keliling tahunan dengan penerbangan migrasi sejauh 35.000 km. Penerbangan migrasi ini terjauh diantara perjalanan dari bangsa burung manapun . Burung ini membuat sarang secara berkoloni . Beberapa jenis burung ini membangun sarang dari rumput laut dan belukar.

Burung Ptarmigan

burung ptarmigan berkamulflase dengan lingkungan bersalju

burung ptarmigan berkamulflase dengan lingkungan bersalju

Banyak hewan di arktik mempunyai bulu yang berbeda pada saat musim yang berbeda. Pada saat musim dingin burung ptarmigan berbulu putih sehingga sulit terlihat dilingkungan yang bersalju. Sedangkan pada saat musim panas ia menumbuhkan bulu bulu coklat atau abu abu untuk membaur dengan karang, tanah, dan tumbuhan sehingga dapat digunakan sebagai senjata untuk menghindari musuh atau pemangsa.

Terdapat banyak jenis burung ptarmigan yg merupakan burung asli misalnya:
Lagopus rupestris terdapat di Greenland

Lagopus hemileaurus terdapat di Pulau Kutub Spitsbergen

Lagopus Lucurus terdapat dikarang kanada dan Barisan Gunung Amerika Serikat
Baca juga: 7 Jenis Kakatua Nusantara

Kelinci Sepatu Salju

kelinci snowshoe

kelinci snowshoe

Kelinci atau terwelu termasuk bangsa Lagomorpia yang mempunyai kaki belakang lebih panjang dan kuat dari pada kaki depannya. Kaki belakannya memungkinkannya berlari dengan kecepatan 70 km/jam. Kelinci ini termasuk herbivora murni, karena selama musim panas makanannya adalah rumput, tumbuh tumbuhan lainnya. Pada saat musim dingin mereka makan biji-bijian, perdu kering, ranting dan kulit pohon. Hewan ini mengeluarkan makanan yang sudah dicerna bersama kotorannya (makanan ini bisa disebut gintil lambung), kemudian gintil lambung ini dimakan lagi, dicerna untuk kedua kali dan vitamin-vitamin yang penting akan diserap.

Unik bukan? Siapa tahu kelak anda berkesempatan mengunjungi benua putih dikedua ujung bumi ini. (Maria)

Pecinta Satwa
Freelance Contributor at Pecinta Satwa [dot]com
Beberapa kontributor lepas yang menulis artikel untuk Pecinta Satwa [dot]com. Masih ada yang aktif menulis dan ada yang sudah tidak aktif.