Dehidrasi pada Anjing dan Kucing

PecintaSatwa.com – Ada yang tahu mengapa diare bisa berakibat fatal baik pada manusia maupun hewan??? Dehidrasi mungkin jawaban yang paling tepat. Kondisi tersebut diakibatkan oleh hilangnya sebagian cairan tubuh baik intraselular maupun ekstraselular dimana cairan mempunyai fungsi dalam transport makanan dan oksigen. Tidak hanya diare, dehidrasi juga bisa disebabkan oleh over exercise dan berbagai macam penyakit yang lainnya. Lalu bagaimana cara mengetahui bahwa anjing atau kucing sobat sekalian mengalami dehidrasi dan bagaimana cara penanganannya serta kapan harus segera dibawa ke dokter hewan? Mari kita bahas lebih lanjut.

Simak: 7 Tanda Hewan Sehat – Owner Wajib Tau

Tanda –tanda Dehidrasi pada Anjing dan Kucing

Pertama-tama mari kita kenali Tanda-tanda umum anjing maupun kucing anda mengalami dehidrasi, antara lain nafas cepat, hewan bernafas melalui mulut (panting), dan badan lemas lesu. Pada kucing, panting merupakan gejala yang paling has jika sedang dehidrasi sedangkan pada anjing disertai frekuensi nafas yang cepat serta dalam. Jika anda menemui gejala tersebut lakukan pengecekan yang lebih dalam untuk mengetahui tingkat dehidrasinya dengan cara menarik kulit pada bagian tengkuk kemudian hitung waktu yang dibutuhkan kulit untuk kembali ke posisi semula (turgor) dan menekan gusi untuk melihat CRT / Capilary refill time (waktu yang dibutuhkan darah mengalir kembali pada bagian yang ditekan).

TINGKAT DEHIDRASI KRITERIA
1-5% (RIngan) ·         Tugor kulit +/- 1-2detik

·         CRT +/- 1-2 detik

·         Permukaan hidung agak kering

·         Kondisi Hewan Aktif lemah

5-8% (Sedang) ·         Tugor kulit > 2 Detik

·         CRT > 2 Detik

·         Permukaan Hidung Kering

·         Kondisi hewan lemas, tidak banyak bergerak

8->10% ·         Tugor Kulit >3 Detik

·         CRT >3 Detik

·         Kondisi hewan lemas dan tidak mau bergerak

 

Kondisi dehidrasi ringan umumnya dipicu karena aktivitas hewan (bermain), suhu udara yang cukup panas, hewan baru melakukan perjalanan darat yang panjang atau dibawa berkendara dengan sepeda motor. Pada keadaan tersebut tidak perlu terlalu panik, cukup berikan hewan minum yang cukup lalu hindarkan dari tempat panas atau berteduh ditempat yang sejuk, umumnya kondisi tersebut akan kembali normal dalam kurun waktu 15 menit – 1 jam. Jika lebih dari 1 jam belum terlihat membaik, segera hubungi dokter hewan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan pada kondisi dehidrasi sedang tidak ada toleransi, secepatnya bawa hewan anda ke dokter hewan untuk segera mendapatkan pertolongan pertama terutama terapi cairan berupa infus untuk menggantikan cairan yang hilang.

Kriteria dehidrasi tersebut tidak mutlak, setiap individu memiliki presepsi yang berbeda-beda, sebaiknya konsultasikan kondisi ini pada dokter hewan pribadi anda untuk mengetahui lebih lanjut status dehidrasi hewan tersebut.

Baca: 5 Tanda Cacingan pada Hewan

Pencegahan Dehidrasi pada Anjing dan Kucing

Beberapa hal di bawah ini dapat anda lakukan dirumah sebagai tidakan pencegahan terjadinya dehidrasi pada hewan kesayangan di rumah:

  • Selalu sediakan air bersih di beberapa tempat di rumah anda terutama tempat hewan anda sering bermain selain kandang
  • Selalu bawa air minum ketika membawa anjing anda saat joging / exercise
  • Jangan pernah membawa anjing anda jogging lebih dari jam 8 pagi, lebih-lebih bagi jenis anjing longhaired .
  • Kurangi aktivitas diluar ruangan pada siang hari atau pada saat suhu panas terutama anjing ras yang berasal dari Negara 4 musim atau daerah dingin (Golden retriever, Siberian Husky, Alaskan dan lain-lain)

Stay healhty and have fun……  (bhaw)

 

Tri Bhawono Dadi, drh., M.Vet.