Metode Formasi Gigi pada Sapi

PecintaSatwa.com – Sudah dikenal luas dikalangan peternak sapi dan pebisnis daging tentang metode perkiraan umur sapi melalui pemeriksaan gigi. Tanggalnya gigi susu dan tumbuhnya gigi seri permanent dapat digunakan untuk mengetahui kisaran umur sapi dengan melihat jumlah dan tingkat ke-aus-an gigi, namun apakah metode ini tepat??.

Penentuan usia sapi secara akurat dan pasti hanya dapat dilakukan melalui recording, yakni pencatatan data diri ternak mulai tanggal ia lahir dan informasi kesehatan lainnya. Hal ini tentulah sangat sulit dilakukan jika ternak yang dibeli sudah dewasa, berasal dari supplier, bukan dari peternak yang mengetahui betul kapan sapinya lahir. Karena itu perkiraan umur sapi dengan mengamati formasi gigi dapat di jadikan solusi praktis untuk mengetahui umur sapi. ( Baca: Pentingnya Susu Pengganti bagi Pedet Pedaging yang Baru Lahir)

Formasi gigi Sapi

Formasi gigi Sapi

Keakuratan metode formasi gigi memang tidak dapat dikatakan akurat dan pasti, akan tetapi metode ini cukup tepat untuk mengetahui kisaran umur sapi tersebut, bukan umur pasti sapi. Penentuan kisaran umur sapi penting untuk dilakukan dalam pemeliharaan sapi terlebih dalam skala industry, baik feedlot, breeding, maupun dairy.

Pada industri penggemukan sapi, umur sapi digunakan sebagai salah satu patokan untuk menentukan kualitas pertumbuhan dan dagingnya, sapi yang masih muda, sehat, dan tidak terlalu kurus adalah pilihan yang tepat sebagai sapi bakalan, karena tingkat pertumbuhannya sangat cepat, di masa keemasan pertumbuhan. Kecuali, untuk stock jual sapi kurban, sapi bakalan yang akan dipelihara harus sudah poel (tanggal gigi), sebagai salah satu persyaratan kurban dalam kepercayaan agama Islam.

Untuk peternakan pembibitan, biasanya sapi dara yang belum pernah beranak yang menjadi pilihan utama, dengan umur di bawah 2 tahun, untuk mempermudah penatalaksanaan program reproduksi dan rekam medisnya. sedangkan sapi-sapi tua diatas 6-7 tahun lebih sering dihindari karena diperkirakan sudah pernah beranak 3 hingga 5 kali, hal ini tentunya kurang menguntungkan bagi industry pembibitan sapi.

Beda Gigi Susu dan Gigi Permanen pada Sapi

Sebagian besar pedet (anak sapi) telah bergigi saat dilahirkan, giginya akan terus tumbuh sempurna menjadi gigi susu, gigi pertama hewan sebelum dewasa. Gigi susu berbentuk menyerupai segi lima, dengan permukan runcing di atas, dan bagian meramping kearah gusi. Gigi susu ini akan bertahan hingga umur 2 tahun, kemudian tanggal digantikan oleh gigi seri permanen. Gigi seri permanen berbentuk lebih besar hampir persegi, kokoh, kuat dan lebih halus permukaanntya dari pada gigi  susu. Biasanya gigi seri permanent akan tumbuh sepasang-sepasang menggantikan gigi susu mulai dari gigi seri 1 yang terletak di bagian tengah formasi gigi, atau yang terdepan dari mulut. (Ketahui: Cara Merawat Pedet Sapi Pedaging)

Cara Mengetahui Umur Melalui Gigi Sapi

Untuk mengetahui umur sapi melalui gigi, anda perlu membuka mulut sapi, mengamati gigi nya dan membandingkan dengan gigi yang lainnya. Anda tidak dapat langsung membuka mulut sapi ketika menjumpainya, tentu saja ia akan berontak, dan satu kibasan kepalanya saja cukup membuat tangan anda keseleo, berhati hati lah.

Pertama-tama, hadling/pegang sapi dengan baik. Jika ia berkeluh hidung, pegang tali keluh hidungnya, agak ditarik sedikit hingga ia tidak berontak, cukup sedikit saja menariknya, jangan terlalu menyakitinya jika si sapi sudah menuruti kehendak Anda. Lakukan handling dengan tangan kanan, dengan kuat dan hati-hati. Kemudian dengan tangan kiri anda yang bebas, buka mulut sapi, bagian bibir sebelah bawah dan amati giginya, apakah sudah tumbuh gigi seri permanent, ataukan masih gigi kecil meruncing?? Catat pengamantan anda dan bandingkan dengan tabel indikator usia berdasarkan gigi seri permanen, jika anda tidak hafal.

Jika terlalu sulit bagi anda untuk melakukannya sendiri, karena kemampuan handling membutuhkan jam terbang yang tinggi, anda dapat menggunakan tali untuk mengikat tali keluh hidung dan menaikkan posisi kepala sapi, sehingga kedua tangan Anda bebas untuk mengamati gigi sapi. Namun ingat, ikatkan tali tersebut pada pagar atau tiang yang benar-benar kuat, hindari mengikatkannya pada ranting pohon atau kayu rapuh.

Jika cara kedua masih sulit, Anda bisa minta tolong kepada petugas kandang untuk handling sapi, dan anda bebas mengkesplorasi gigi sapi. Jangan terlalu lama mengamatinya, karena dalam keadaan di handling , sebenarnya sapi merasa sedikit sakit karena hidungnya ditarik, dia bisa saja berontak. Itu berbahaya bagi anda dan petugas kandang yang menemani anda, jadi lakukan pengamatn gigi dengan cepat dan tepat.

Kategori Indikasi Umur Sapi Berdasarkan Gigi

Setelah anda mendapatkan data jumlah gigi seri permanent yang telah tumbuh dan tingkat keausannya, Anda dapat menentukan umurnya berdasarkan kategori berikut:

  1. Gigi susu penuh, belum ditemukan gigi seri permanen = dibawah 2 tahun
  2. 2 gigi seri permanen = 2 tahun 3 bulan
  3. 4 gigi seri permanen = 3 tahun
  4. 6 gigi seri permanen = 3 tahun 6 bulan
  5. 8 gigi seri permanen = 4 tahun
  6. Gigi seri permanen tampak aus = sapi tua, lebih dari 4 tahun

Cukup sederhana bukan, silahkan anda terapkan pada ternak peliharaan anda dirumah, dan selalu berhati hati saat handling, demi keselamatan Anda dan petugas kandang Anda. Selamat Mencoba.. (Rind)

 

Herinda Pertiwi, drh., M.Si.
Editor in Chief at Pecinta Satwa [dot]com
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master of Science UNAIR (2016) specific on Veterinary Reproduction, Large Animal Clinician, Pet Lover, dan Researcher Focus on Reproduction Nutrition.