Budidaya Ikan Bawal

Cara Budidaya Ikan bawalIkan bawal merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang dikembangkan oleh petani tambak di Indonesia. Ikan bawal yang dibudidayakan di air tawar sering pula disebut bawal air tawar (BAT) untuk membedakan dengan ikan serupa yang hidup di laut. Budidaya ikan bawal tidak lagi menjadi bisnis yang langka bagi petambak tradisional maupun budidaya berteknologi modern. Ikan yang mirip seperti ikan piranha ini sangat mudah dibudiayakan dengan manajemen yang sederhana dan tidak menuntut kondisi khusus.

Ikan bawal sangat mudah ditemukan hampir di setiap tambak air tawar daerah tadah hujan. Ikan bawal juga banyak dikembangkan di benua Amerika latin. Ada pendapat bahwa perkembangan ikan bawal di Indonesia diawali oleh para petani yang menginginkan jenis ikan air tawar baru yang dibudidayakan. Pengambilan atau importasi benih ikan bawal diperkirakan menjadi awal baru budidaya ikan bawal di Indonesia.

Morfologi Ikan Bawal

Ikan bawal yang sering diamati dan diobservasi berbentuk pipih vertikal dari bagian punggung menuju perut. Ikan bawal memiliki warna sisik kuning keabu-abuan pada sisi punggung, putih kemerahan pada tubuh dan hijaun keabu-abuan pada sisi perut. Keunikan bentuk yang bisa ditemukan bahwa ikan bawal, adalah tubuhnya yang menyerupai daun dengan ukuran kepala hingga ekor lebih panjang dari punggung hingga perut. Sirip dapat ditemukan pada daerah punggung, dada, perut dan sekitar anus.

Baca : Budidaya Udang Vanami

Sekilas ikan bawal juga mirip ikan karnivora yang sering hidup di sungai Amazon, Amerika latin. Hal ini memang benar adanya dan dapat dibuktikan bahwa struktur morfologi gigi ikan bawal yang memiliki deretan gigi seri yang serupa dengan ikan-ikan di perairan sungai Amazon. Bahkan ikan ini disebut-sebut identik ikan piranha namun tidak seganas seperti yang digambarkan. Ikan ini memakan benih larva dan stadium dewasa dari udang-udangan (crustacea), copepod, zooplankton, dan ikan-ikan kecil. Serupa tapi tak sama dengan ikan karnivor yang lain bahwa ikan bawal juga terkadang memakan alga dan fitoplankton.

Keunggulan Budidaya Ikan Bawal

Ikan bawal memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap lingkuangan air tawar yang ekstrem. Kemampuan pertumbuhan yang efektif bahkan dengan kandungan oksigen < 2 ppm serta suhu 25-30°C tidak menghambat perkembangan ikan bawal. Pertumbuhan ikan bawal yang sangat efektif dan tahan terhadap serangan penyakit dapat memberi rasa aman bagi petambak untuk membudidayakan walau dengan kondisi seadanya. Namun, penatalaksaan yang tidak terlalu buruk tetap disarankan karena akan ada suatu kondisi dimana kualitas air, kotoran dan suhu perairan yang tak terkendali dapat menimbulkan kerugian budidaya ikan bawal.

Pemijahan Ikan Bawal

Untuk mendapatkan ikan bawal dengan berat 0,3-0,6 Kg dapat ditempuh selama 4-5 bulan masa pemeliharaan dengan manajemen dan pengaturan lingkungan perairan yang ideal. Untuk mengupayakan perbenihan dan pemijahan ikan bawal, digunakan ikan dewasa kelamin yang berusia 45-48 bulan. Pembuahan alami, dilakukan dengan fertilisasi eksternal oleh ikan dewasa jantan terhadap betina, selanjutnya sang induk akan menghasilkan benih tidak kurang dari sehari pasca pemijahan. Mayoritas ikan betina dapat menghasilkan 300.000-500.000 telur dalam masa produktif yang siap dibuahi ikan jantan dan akan terus berkembang menjadi bibit ikan bawal yang siap dibudidayakan di kolam air tawar.

Baca pula: Tips Mengatasi Diare pada Musang Peliharaan

 

Muhammad Thohawi Elziyad Purnama, drh., M.Si.
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master Biologi Reproduksi UNAIR (2014), Praktisi Large Animal (Beef Cattle) & Aquatic Animal dan Dosen Dep. Reproduksi Fak. Kedokteran Hewan UNAIR Banyuwangi.