Perbedaan Merak Hijau vs Merak Biru

PecintaSatwa.com – Siapa yang tak kenal dengan Merak, si “burung cantik berekor kipas”. Hampir di semua kebun binatang di Indonesia ia selalu menjadi primadona, dengan atraksi indahnya saat memamerkan ekor kipasnya yang begitu besar. Taukah anda, bahwa si cantik dengan ekor menawan itu sebenarnya adalah merak jantan?. Merak jantan mengembangkan bulu-bulu penutup ekornya yang sangat indah untuk menarik perhatian betinanya, sebagaimana jenis bangsa burung-burung lainnya yang memiliki ritual khusus berupa tarian atau keelokan bulu pejantan guna mempersunting pujaan hatinya di musim kawin. (Baca: 8 Fakta Unik tentang Burung Merak )

Kingdom         : Animalia

Phymlum         : Cordata

Class                : Aves

Order               : Galliformes

Famili              : Phasianidae

Subfamili         : Phasianinae

Genus              : Pavo

Spesies            : Pavo municus, Pavo cristatus

Burung merak termasuk dalam keluarga Phasianidae, yang terdiri dari tiga jenis di dunia, yakni Merak Hijau, Merak Biru, dan Merak Kongo, setiap spesies burung merak tersebut berasal dari belahan dunia yang berbeda, dan memiliki karakteristik yang unik. Merak hijau dan merak biru, lebih familiar di Indonesia karena dipelihara secara eksitu oleh kebun binatang dan taman satwa di nusantara. Kedua jenis merak tersebut sepintas terlihat mirip, namun  jika diamati lebih detail, terdapat beberapa perbedaan yang khas:

merak biru

merak biru

Beda Burung Merak Hijau dan Merak Biru

Perbedaan Merak Hijau Merak Biru
Spesies Pavo muticus, dikenal juga sebagai Merak Jawa dan Dragonbird Pavo cristatus, dikenal juga sebagai Merak India
Warna Bulu Hijau keemasan Biru gelap mengkilap
Ukuran Tubuh  Merak Jantan Jantan dewasa dapat mencapai panjang 300 cm, dengan berat sekitar 5 kg,  berjambul tegak dengan penutup ekor yang panjang Jantan dewasa dapat mencapai panjang 230cm, memiliki jambul berbentuk kipas tegak berwana biru, dan memiliki penutup ekor berwana hijau yang panjang
Ukuran Tubuh Merak Betina Lebih kecil dari merak jantan, sekitar 110 cm dengan berat 1,1 kg, bulu berwarna hijau keabuan, kurang mengkilap, tidak memiliki jambul dan bulu panjang penutup ekor Lebih kecil dari pejantannya , bulunya berwarna cokelat kehijauan tidak mengkilap dengan garis-garis hitam dan tidak memiliki bulu penutup ekor
Habitat Padang rumput dalam hutan terbuka di pulau Jawa-Indonesia tepatnya di Taman Nasional Alas Purwo, dan kemungkinan juga terdapat di Taman Nasional Ujung Kulon dan Taman Nasional Meru Betiri, selain ini juga ditemukan di Indocina, dan China. Sebelumnya pernah dilaporkan terdapat juga di Bangladesh, India dan Malaysia, namun kini telah punah Padang rumput dalam hutan terbuka di India, Srilanka, Bhutan, Nepal dan Pakistan. Pernah dilaporkan juga terdapat di Bangladesh, akan tetapi kemungkinan besar telah punah saat ini
Status Konservasi Endangered (IUCN), Apendix II (CITES), di alam diperkirakan terdapat kurang dari 800 ekor Least Concern (IUCN)
Pengaruh budaya Burung nasional India, bagian dari mitologi agama Hindu, dan Buddha serta kebudayaan lainnya.

 

Baik merak hijau maupun merak biru memakan aneka serangga, dedaunan, biji-bijian, buah-buahan, pucuk daun dan hewan-hewan kecil seperti cacing, dan laba-laba. ( Tips: Cara Menikmati Kicauan Burung tanpa Mengurungnya)

Pada musim kawin, sang pejantan akan beratraksi di depan betinanya, dengan memamerkan bulu penutup ekornya yang berbentuk kipas dengan indahnya, ketika melebar, bulu ekor tersebut akan menyerupai kipas besar dengan dengan bulatan-bulatan menyerupai mata berwana biru. Burung merak jantan, termasuk golongan burung poligami, memiliki lebih dari satu pasangan. Setelah terjadi perkawinan, merak betina akan bertelur dan menetaskan 3-6 telurnya tiap kali musim kawin. ( Simak: Indonesia Siaga 1 untuk Satwa ini )

(Rind)

 

Herinda Pertiwi, drh., M.Si.
Editor in Chief at Pecinta Satwa [dot]com
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master of Science UNAIR (2016) specific on Veterinary Reproduction, Large Animal Clinician, Pet Lover, dan Researcher Focus on Reproduction Nutrition.