Anjing Pomerian

PecintaSatwa.com – Anjing pomerian populer di kalangan doglovers karena kelincahannya dan bentuk tubuhnya yang menyerupai bola bulu, ia termasuk breed anjing kecil yang banyak dipelihara di Indonesia. Tingkahnya yang menggemaskan sering kali membuat orang-orang disekitarnya luluh dan ingin sekali membelainya.

Baca juga: Waspadai GDV pada Anjing

Sebenarnya anjing pomerian termasuk dalam jenis anjing German spitz, ia dikembangkan melalui selective breeding untuk menghasilkan jenis anjing mini atau toy size pada abad ke 19. Secara naluriah, pomerian memiliki kecerdasan yang tinggi dan hobi mencari perhatian pada siapapun terlebih pada owner nya. Meski kecil menggemaskan, pomerian berjiwa besar, ia sangat loyal pada pemiliknya, penyayang dan tahu balas budi. Pomerian juga sangat pemberani dan sangat protektif pada master dan pasangannya.

Perawatan Anjing Pomerian

sharon osbourne dengan anjing pomerian kesayangannya

sharon osbourne dengan anjing pomerian kesayangannya

Anjing pomerian memiliki bentuk wajah fox like face, dengan bulu (rambut. red) panjang yang lembut. Hampir seluruh tubuhnya tertutupi bulu lembutnya kecuali kaki bagian bawahnya. Variasi warna bulunya pun cukup beragam, mulai coklat muda, keemasan, coklat tua dan hitam. Menyerupai singa, bulu-bulu terlebatnya terdapat di sekitar leher, pundak hingga dada. Panjang dan tebalnya bulu anjing pomerian masih tergolong mudah perawatannya.

Perlu disimak: Cara Mengetahui Bahasa Anjing dari Gerakan Tubuhnya

Si bola bulu asli Jerman ini dapat survive  sekitar 12-15 tahun, dengan bobot badan optimal 2-3 kg dan tinggi 22-28cm. Pomerian memiliki tingkat sosialisasi dengan manusia dan hewan lain cukup baik, selain itu ia juga muda dilatih. Anjing kecil berbulu lembut ini juga termasuk anjing rumahan, ia hanya tidak membutuhkan terlalu banyak exercise di luar.

 

Herinda Pertiwi, drh., M.Si.
Editor in Chief at Pecinta Satwa [dot]com
Alumni Dokter Hewan UNAIR (2013), Master of Science UNAIR (2016) specific on Veterinary Reproduction, Large Animal Clinician, Pet Lover, dan Researcher Focus on Reproduction Nutrition.