Hobiis Ikan Predator di Akuarium

florida gar

florida gar

Kalau ditanya soal ikan hias untuk akuarium, sebagian orang pasti akan memilih ikan-ikan kecil yang cantik seperti mas koki, tetra, dan lain-lain. Tapi, bagaimana jadinya jika akuarium Anda diisi dengan ikan-ikan pemakan daging yang ganas, bergigi tajam, dan bahkan berukuran raksasa? Memang terdengar aneh, namun hobi memelihara ikan predator semacam ini justru semakin berkembang di Indonesia.

Simak: Ikan Napoleon – Raja Laut yang diambang kepunahan

Bagi para hobiis ikan predator, justru keganasan dari ikan ini yang membuat mereka tertarik dengan ikan-ikan buas ini. Beberapa ikan predator memiliki warna yang indah, seperti ikan arwana dan louhan. Ada juga yang memiliki perilaku yang unik, seperti Piranha yang dapat menghabiskan mangsanya hanya dalam hitungan menit. Nah, apakah Anda tertarik untuk memeliharanya di akuarium Anda? Simak dulu beberapa ulasan mengenai jenis-jenis ikan predator yang sering dipelihara Indonesia yang kami sajikan di bawah ini:

1. Red-bellied Piranha

red-bellied piranha

red-bellied piranha

Siapa sih yang tidak kenal Piranha? Ikan yang mirip bawal ini memang disebut-sebut sebagai ikan predator yang paling terkenal di dunia, termasuk di Indonesia. Seperti namanya, ikan dari Amerika Selatan ini memiliki perut yang berwarna merah, sedikit kontras dengan tubuhnya yang gelap keperakan. Tidak seperti ikan predator lain, Piranha suka hidup dalam kelompok dan mudah stress bila dipelihara sendirian. Satu kelompok piranha yang lapar dapat menghabiskan seekor mangsa berukuran sedang hanya dalam beberapa menit saja. Jika Anda ingin memelihara piranha, Anda harus memperhatikan jadwal makan mereka, karena bila terlambat sedikit saja ikan ini bisa memangsa temannya sendiri.

2. Red-tailed Catfish

red-tailed catfish

red-tailed catfish

Ikan lele yang satu ini memang unik. Selain karena ukurannya yang raksasa (bisa mencapai `1,8 meter), ikan ini juga memiliki naluri predator yang ganas, sehingga menjadi idaman bagi banyak pecinta ikan predator di dunia. Sesuai dengan namanya, ikan Red-tailed catfish memiliki ekor berwarna merah yang bersanding dengan tubuhnya yang hitam-putih. Makanan ikan predator yang satu ini umumnya berupa ikan-ikan lain yang lebih kecil yang biasa diberikan seminggu sekali.

Baca: Tips Memilih Ikan untuk Aquascaping

3. Ikan Buaya (Gar)

alligator gar

alligator gar

Ikan Gar atau ikan buaya merupakan jenis ikan predator yang cukup umum dipelihara di dalam akuarium. Ciri khas dari ikan ini adalah mulutnya yang panjang dan penuh dengan gigi tajam, persis mulut buaya. Ada banyak jenis ikan gar yang bisa kita temui di pasaran, seperti Alligator Gar, Florida Gar, dan lain-lain; semuanya memiliki bentuk yang unik dan naluri predator yang ganas. Ikan gar bisa tumbuh besar hingga lebih dari satu meter, bahkan beberapa individu Alligator Gar dapat mencapai ukuran 3 meter!

5. Ikan Belida (Knifefish)

ikan belida bintik (clown knife fish)

ikan belida bintik (clown knife fish)

Ikan Belida atau Knifefish berasal dari Asia Tenggara, dan merupakan salah satu jenis favorit pemelihara ikan predator di Indonesia. Ikan ini memiliki bentuk yang unik, dengan kepala kecil dan punggung yang tinggi menonjol seperti punuk. Ada beberapa jenis ikan belida yang sering dipelihara di akuarium, seperti Giant Knifefish dan Clown Knifefish. Salah satu kekurangan dari ikan ini adalah perilakunya yang terkesan ‘pemalas’—lebih suka duduk diam di dasar akuarium sehingga terlihat kurang atraktif.

Baca: Jalak Bali – Burung Langka dari Pulau Dewata

6. Arwana

arwana super red

arwana super red

Ikan arwana merupakan primadona pecinta ikan di Indonesia. Ada berbagai jenis arwana dengan variasi warna yang berbeda, namun salah satu yang paling terkenal adalah Arwana Super Red yang harganya bisa mencapai puluhan juta rupiah. Ikan yang dipercaya dapat membawa hoki ini berasal dari sungai-sungai di Asia Tenggara, Tiongkok, dan Australia. Ikan arwana bersifat agresif dan jarang dipasangkan dengan ikan lain di akuarium. Mereka menyukai berbagai macam mangsa seperti ikan kecil, jangkrik, cicak, hingga kalajengking.

7. Gabus Toman

gabus toman

gabus toman

Gabus Toman atau Giant Snakehead merupakan ikan predator yang berasal dari Asia Tenggara, termasuk Sumatra dan Kalimantan. Ikan ini merupakan spesies terbesar dari famili ikan gabus (Channidae) dan bisa tumbuh hingga sepanjang 1,3 meter dan berat mencapai 20 kilogram. Ikan gabus toman muda memiliki warna yang menarik kuning bergaris hitam horizontal tebal yang unik, namun warna kuningnya akan memudar menjadi keruh ketika dewasa.

Cerita : Keramahan Hiu Paus / Hiu Tutul

8. Arapaima Gigas

Ikan Arapaima

Ikan Arapaima

Ikan Arapaima adalah ikan predator raksasa dari Amerika Selatan. Ikan ini merupakan ikan air tawar terbesar di dunia, dengan panjang maksimal mencapai 6 meter dengan berat 200 kilogram! Ikan ini bisa dipelihara di akuarium atau di kolam dengan filtrasi yang baik. Makanan ikan ini berupa ikan-ikan lain yang juga berukuran besar, sehingga dibutuhkan biaya yang cukup besar untuk merawat ikan Arapaima yang berukuran raksasa.

Nah begitulah sedikit ulasan tentang ikan predator untuk akuarium Anda. Sudah siap memelihara monster-monster ini?

 

Panji Gusti Akbar