Cacingan Pada Hewan Kesayangan

Cacingan atau dalam istilah medis dikenal dengan helmithiasis, merupakan kondisi dimana hewan kesayangan anda mengalami infestasi parasite cacing dalam tubuhnya. Terdapat 4 jenis cacing yang sering ditemukan pada hewan kesayangan anda dianataranya roundworm (cacing gelang), hookworm  (cacing kait), tape worm (cacing pita/pipih) dan whipworm (cacing cambuk). Anjing dan kucing paling sering menderita infeksi cacing yang disebabkan oleh cacing pipih dan cacing gelang.

Cacingan Hewan

Cacingan Hewan

Gejala klinis yang mungkin nampak ketika hewan mengalami kondisi cacingan diantaranya

DIARE

Beberapa kasus cacingan bersamaan dengan munculnya kasus diare, infestasi cacing dalam tubuh hewan akan menyebabkan penyerapan nutrisi  terganggu, kemudian berlanjut pada kerusakan dinding saluran pencernaan. Akibatnya penyerapan sari makanan tidak sempurna,  tubuh akan merespon dengan meningkatkan gerak persitaltik usus akibatnya akan terjadi.Beberapa jenis cacing yang meiliki kait pada mulutnya akan menempel pada dinding usus sehingga akan mengoyak jaringan lumen usus, hal ini dapat terlihat dari diare yang bercampur darah segar maupun darah yang sudah berwana kecoklatan atau hitam, tergantung dari lokasi usus yang rusak.

BERAT BADAN TURUN 

Penurunan berat badan terjadi akibat penyerapan nutrisi yang tidak maksimal.Apabila asupan nutrisi berkurang (mal nutrisi),tentunya berakibat kurangnya pasokan gizi yang dibutuhkan tubuh.Pada kasus cacingan yang bersifat kronis terdapat gejala klinis pot belly appearance (pembesaran daerah perut), biasanya hal ini terjadi pada hewan berusia dini (kitten /puppy)

POTONGAN SEGMEN CACING

Potongan cacing akan nampak terutama pada infestasi cacing pipih yang memiliki struktur tubuh bersegmen, biasanya beberapa segmen akan keluar besama feses, berbentuk seperti butiran nasi. Apabila infeksi berat maka segmen cacing bisa dengan mudah ditemukan disekitar anus

MUNTAH

Terkadang hewan yang mengalami cacingan akan mengalami muntah dengan disertai keluarnya cacing dewasa

RAMBUT KUSAM DAN RONTOK

Kekurangan nutrisi dapat mengakibatkan rambut hewan kesayangan anda menjadi kusam dan bahkan sampai menimbulkan kerontokan

Cara Mengurangi Infeksi Cacing

Hewan cacingan

Hewan cacingan

Infestasi cacing dapat didiagnosa dengan melakukan pemeriksaan feses (kotoran) yang dambil kurang dari 12 jam setelah dikeluarkan oleh hewan peliharaan, hasil positif ditunjukan apabila ditemukan telur cacing pada pemeriksaan feses. Hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi infeksi cacing antara lain :

  1. Menjaga lingkungan agar tetap bersih

Dengan manajemen pemeiliharaan yang higienis tentunya akan menurunkan resiko terjadinya infestasi cacing, biasanya penularan cacing berasal dari telur-telur yang kasat mata.Perhatikan kebersihan kandang, tempat makan dan minum, serta lingkungan.

  1. Kontrol kutu loncat (flea)

Kutu loncat/ flea dapat menjadi hewan perantara / vector penularan cacing. Jenis cacing Diphylidium caninum menjalani fase hidupnya di dalam tubuh kutu loncat / flea, oleh sebab itu selain menjaga lingkungan yang bersih, kita juga harus menjaga kesehatan kulit hewan dari kutu. Apabila hewan anda mengalami infestasi kutu konsultasikan dengan dokter hewan untuk pemandiaan dan mendapat terapi obat antikutu yang tepat

  1. Pemberian obat cacing rutin

Pemberian obat cacing secara rutin tentunya harus dibawah pengawasan dokter hewan. Banyak obat cacing dijual bebas di petshop  tetapi penggunaan secara berkala tanpa adanya pengawasan dokter hewan akan  menjadikan obat tersebut berbahaya bagi  hewan kesayangan kita. Dilihat dari jenis cacing yang begitu banyak maka harus diketahui terlebih dahulu jenis cacing yang terinfestasi,sehingga dapat ditentukan jenis obat cacing apa yang tepat untuk pemberantasan cacing. Pemberian obat cacing, diberikan ketika anak kucing atau anjing pada usia sapih dan ketika hewan akan dikawinkan.Induk yang menderita cacingan akan menularkan cacing pada anak yang dilahirkan. Bagi pemilik yang memang sengaja melepaskan hewan peliharaannya untuk beraktivitas diluar rumah pemeriksaan rutin feses dan pemberian obat cacing wajib dilakukan dengan selang waktu 3-6 bulan sekali untuk meminimalisir resiko cacingan

Mencegah lebih baik daripada mengobati, jangan menunggu kondisi hewan kita sakit untuk menjadikan hewan kita sehat, apabila hewan peliharaan kita sehat tentunya akan membuat kita juga sehat.

 

Hizriah Alief Jainudin, drh.
Alumni Dokter hewan UGM (2013), Mahasiswa S2 Medis Klinis FKH UGM, Praktisi Pet and Exotic Animal di Sleman Yogyakarta.