Cara Melatih Kucing Mandiri

sudah terlatih pee di litter box

sudah terlatih pee di litter box

Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka hanya cakar saat makanan tak ada di piring. Mungkin ini adalah masalah yang sering anda hadapi bagi para pecinta kucing terutama kucing domestik dan campuran. Si putih akan selalu mengeong dengan cerewetnya disaat jam makan, jika tidak diberi dia akan mendekati anda hingga mencakar-cakar kaki, kemudian mencuri makanan anda yang ada dimeja. Disisi lain, permasalahan seperti seluruh penjuru rumah anda memiliki bau parfum khas akibat kucing anda pee (pipis-red) sembarangan dan tidak bisa menggunakan litter (bak pasir). Lalu bagaimana cara mengatasi hal tersebut? Mari kita pelajari karakter kucing kita masing-masing, lalu latih kemampuan dasar kucing anda dengan baik sehingga hal tersebut tidak terjadi.

Baca: Merawat Anak Kucing

Banyak kemampuan dasar yang dapat Anda latih sendiri dirumah, diantaranya: datang saat dipanggil, menggunakan litter untuk poop dan pee, makan pada tempatnya dan mencegah kucing anda naik ke atas meja makan.

Pahami Psikologi Kucing

Hal utama yang harus kita pahami adalah, bahwa kucing bukanlah hewan yang didomestikasi untuk bersosialisasi dengan manusia, sehingga bisa membantu manusia dalam menyelesaikan pekerjaannya seperti anjing gembala dan anjing penjaga.

Baca pula: Memahami Kucing dan Karakternya sebagai Peliharaan

Awal mulanya kucing didomestikasi hanya untuk menangkap tikus yang ada di di rumah pertanian. Mereka hewan yang independent dan soliter, tidak terbiasa bekerja, serta menarik perhatian untuk mendapatkan hadiah (contoh : makanan). Sehingga tidak perlu panik apabila kucing ada terlihat cuek saat program latihan anda jalankan. Perlu perlakuan atau hal yang sangat menarik bagi kucing untuk memancing perhatiannya sehingga memudahkan anda dalam melatihnya.

Teknik Melatih Skill Dasar Kucing

Memberikan perlakuan yang sangat disukai oleh kucing seperti makanan dalam program latihan merupakan metode yang cukup efektif. Namun perlu diperhatikan tidak semua jenis makanan bisa digunakan dalam pelatihan, gunakan makanan yang paling ia sukai dan memiliki aroma yang memikat seperti pakan basah, daging ayam cincang atau ikan.  Selain itu rangsangan pada organ tubuh kucing juga bisa digunakan untuk mempermudah kucing dalam memahami perintah.

Simak: Tips Melatih Anak Kucing

biasakan memberi kucing makan di wadahnya

biasakan memberi kucing makan di wadahnya

Kedisiplinan merupakan kunci dari suksesnya latihan, lakukan berulang-ulang hingga kucing anda paham. Jika kucing sudah terbiasa dengan kegiatan tersebut maka anda sebagai pemilik tidak boleh lengah dan harus melakukannya dengan rutin. Berikut adalah penjelasan teknik latihan pada kucing kesayangan:

  1. Memanggil nama

Kunci dari latihan ini adalah “tiada dusta diantara kita”. Kucing juga seperti anjing bisa dilatih untuk mengenal namanya dan datang saat dipanggil. Lakukanlah latihan dengan membiasakan memanggil nama kucing anda dalam hal apapun mulai dari makan, bermain, dan menimang. Perhatikan dari ketiga hal tersebut mana yang paling dia suka sebagai hadiah.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk “reward” atau hadiah bagi kucing anda dalam latihan ini. Jangan pernah memanggil kucing anda tanpa tujuan apapun, atau sengaja membohonginya tanpa memberi reward,  karena dalam jangka panjang ia tidak akan mau datang pada anda saat dipanggil.

Ulasan: Cara Mengawinkan Kucing

Ketika menggunakan makanan sebagai reward pastikan anda membiasakan memanggil namanya terlebih dahulu baru mengetukkan kaleng pakan atau piring makannya, jika tidak kucing anda hanya akan datang saat mendengar piringnya berdentang.

Kemudian saat memanggil namanya untuk mengajaknya bermain lakukan di waktu yang tepat untuk dia bermain, dan lakukan pada ruangan yang nyaman minim gangguan sehingga kucing anda akan lebih tertarik pada permainan. Anda bisa menggunakan laser, bola, kertas atau pancingan, serta hindari ia bermain sendiri, masuklah dalam permainan tersebut agar terjadi interaksi dan ikatan batin.

  1. Menggunakan litter

Jika anda mendapatkan si kucing dengan membeli dari petshop atau teman anda, biasanya mereka sudah terlatih untuk menggunakan litter box, anda hanya perlu menggunakan jenis litter, ukuran box yang sama dan mengenalkan tempat litter box berada pada kucing anda.

Bagaimana dengan kucing rescue dari jalanan? Melatih kucing rescue membutuhkan waktu yang cukup panjang karena behaviour (kebiasaan) poop dan pee yang sembarangan. Anda bisa melatihnya dengan cara memperhatikan waktu poop dan pee kucing anda pada pagi dan sore hari, amati tingkah lakunya yang mulai mengendus-endus lantai dan melakukan gerakan menggali dengan kaki depannya yang menunjukan bahwa kucing anda ingin buang air.

Begitu terlihat gerak-gerik si manis yang ingin pipis, segeralah bawa kucing anda pada litter box yang anda sediakan lalu tunggu dan amati hingga kucing anda selesai. apabila kucing anda melompat keluar letakan kembali ke dalam litter box hingga dia buang air.

Jika lama tidak tampak hasrat ingin pee atau poop kucing anda, coba usap bagian dubur dan sekitarnya dengan kapas lembab, hingga ia terangsang untuk buang air. Ganti atau cuci litter setiap hari, karena kucing tidak akan mau menggunakan litter yang sudah penuh dengan kotorannya.

  1. Makan pada piring

Teknik latihan ini hampir sama dengan latihan memanggil kucing anda untuk datang. Namun anda harus membiasakan untuk meletakan makanan pada piring yang telah anda sediakan di tempat dan jam yang sama. Biasakan untuk memberi makan kucing anda dua kali sehari, pada pagi dan sore hari untuk menghindari resiko obesitas, serta menghindari kucing anda mencuri makanan. Jika anda ingin memberikan kudapan diluar jam makan kucing, anda bisa memberikan makanan dengan cita rasa dibawah makanan utama, dan jangan lupa untuk meletakan pada piring makan khusus untuknya.

  1. Mendisiplinkan kucing
awalnya kucing tidak suka, lama-lama ia akan terbiasa

awalnya kucing tidak suka, lama-lama ia akan terbiasa

Kucing perlu dilatih untuk mengetahui hal yang tidak boleh dilakukan seperti mancakar sofa, naik ke atas meja dan lain sebagainya. Anda bisa memberikan punishment atau hukuman pada tiap perilaku yang tidak diinginkan dengan cara menjetikan jari anda, mengucapkan “Sssstt…” , memanggil namanya dengan nada tinggi (marah) atau melakukan gerakan seolah akan menyentil telinganya. Lakukan hingga kucing berhenti melakukan kegiatan tersebut. Namun jangan pernah melaukan hukuman dengan cara memukul karena akan berakibat pada stress, yang akan berlanjut pada ketidak patuhan kucing anda hingga kabur dari rumah.

Cerita: Bagaimana Sejarah Panjang Kucing Domestik

Meskipun kucing tidak mengerti bahasa ucapan manusia, tetapi kucing dapat memahami bahasa perasaan dan emosi manusia. Tetapi biasakanlah anda untuk berbicara dengan kucing anda menggunakan bahasa anda, hal tersebut bisa menggambarkan emosi anda yang akan dipahaminya. Ajaklah kucing anda bermain secara rutin untuk membakar kalori, mengurangi sifat temprament dan menumbuhkan ikatan batin antara anda dengan kucing anda.