Cara Memelihara Kura-kura

contoh terrarium untuk kura-kura akuatik

contoh terrarium untuk kura-kura akuatik

Kura-kura merupakan reptil yang cukup umum dipelihara di Indonesia. Ada berbagai macam jenis kura-kura yang sering kita jumpai di pasaran, mulai dari kura-kura yang harganya terjangkau untuk pemula seperti Red-eared Slider (Kura-kura Brazil), sampai yang harganya jutaan seperti Indian Star. Kebanyakan hobiis membeli kura-kura peliharaannya pada ukuran baby dengan ukuran karapas kurang dari 10-15 cm, karena harganya yang lebih murah dari kura-kura dewasa. Namun, hal ini berarti Anda juga harus memberi perhatian ekstra untuk memelihara kura-kura kecil agar bisa tumbuh dengan sehat, karena inilah masa-masa kritis bagi si kura-kura yang menentukan kualitas hidupnya di masa depan.

Simak: Tips memilih ikan untuk Aquascaping

Nah, kali ini kami akan membahas sedikit ulasan mengenai cara memelihara kura-kura kecil yang tepat, sehingga kura-kura Anda bisa hidup dengan sehat hingga dewasa. Yuk, kita simak!

1. Persiapan Budget dan Mental

Seperti satwa lainnya, memelihara kura-kura kecil membutuhkan persiapan biaya, waktu dan tenaga yang tepat dari pemiliknya. Siapkah Anda merawat kura-kura tersebut? Apakah Anda memiliki dana, tenaga dan waktu yang cukup untuk merawatnya? Perlu diingat bahwa kura-kura merupakan satwa yang berumur panjang dan dapat hidup hingga puluhan tahun, sehingga Anda harus berkomitmen untuk menjaganya selama waktu tersebut. Jangan sampai Anda merasa bosan di tengah jalan dan akhirnya menelantarkan bayi kura-kura yang seharusnya Anda rawat sepenuh hati.

Untungnya, kura-kura bukanlah satwa yang rewel. Satwa ini tidak perlu diajak bermain setiap hari seperti anjing dan kucing, dan hanya perlu waktu seminggu sekali untuk mengganti substrat dan air di kandangnya. Makanannya pun tidak terlalu mahal, terdiri atas berbagai macam sayuran, ikan kecil, dll tergantung jenis kura-kuranya. Pengeluaran terbesar untuk memelihara kura-kura kecil biasanya digunakan untuk membeli terarium dan berbagai macam perlengkapannya, dan hanya perlu diganti setiap beberapa tahun sekali.

2. Persiapan Terrarium

contoh terrarium kura-kura darat

contoh terrarium kura-kura darat

Sebagai rumah bagi si kura-kura, terrarium merupakan hal yang wajib kita perhatikan untuk memelihara kura-kura kecil. Persiapkan matang-matang bentuk dan desain terrarium yang akan menampung kura-kura kesayangan kita, lengkap dengan berbagai macam perlengkapannya seperti lampu reptil, tempat berjemur, tempat bersembunyi, tempat makan, dan lain-lain. Sebaiknya Anda mempersiapkan terrarium terlebih dahulu sebelum mulai memelihara seekor kura-kura kecil.

Baca: Memilih Terrarium untuk Kura-kura Darat

Anda harus mempersiapkan terrarium yang sesuai dengan karakter si kura-kura yang Anda pelihara. Kura-kura akuatik tentu memiliki kebutuhan terrarium yang berbeda dengan kura-kura darat, dan beberapa jenis kura-kura juga memiliki kebutuhan khusus yang berbeda satu sama lain. Untuk kura-kura akuatik, Anda harus menyediakan air segar yang diganti setiap minggu, area kering untuk berjemur, dan  beberapa tumbuhan air untuk bersembunyi. Kura-kura darat memiliki kebutuhan terrarium yang lebih sedikit, tapi membutuhkan tempat minum yang baik serta tempat bersembunyi untuk menghindri stres.

3. Asupan Nutrisi

Nutrisi merupakan hal penting yang harus diperhatikan ketika Anda memelihara kura-kura kecil. Asupan nutrisi yang baik dapat mendukung pertumbuhan si kura-kura sehingga bisa tumbuh besar dengan sehat dan sempurna. Sebaliknya, asupan nutrisi yang tidak berimbang justru dapat menyebabkan berbagai macam gangguan pertumbuhan bagi si kura-kura, seperti penyakit pyramiding yang ditakuti oleh kalangan pecinta reptil di dunia.

Sekali lagi, diperlukan pemahaman yang tepat mengenai karakter jenis kura-kura yang Anda pelihara untuk menentukan jenis makanan yang tepat bagi mereka. Kura-kura akuatik, misalnya, suka memakan berbagai macam hewan air (misal, ikan-ikan kecil) dengan sedikit tambahan sayur-sayuran segar sebagai asupan vitamin. Bagi bayi kura-kura darat, asupan protein perlu diperhatikan untuk mencegah penyakit pyramiding. Protein yang terlalu banyak, ditambah kurangnya asupan kalsium dan kondisi kandang yang lembab dapat menyebabkan cangkang kura-kura berbentuk aneh—sebuah kondisi yang disebut pyramiding dan dapat membahayakan nyawa si kura-kura tersebut.

Mengatasi: Pyramiding pada Kura-kura

Nah begitulah sedikit tips memelihara kura-kura kecil untuk Anda praktekan di rumah. Semoga kura-kura kecil Anda bisa tumbuh dengan baik dan berumur panjang, sehingga membawa kebahagiaan bagi siapapun yang melihatnya!

 

Panji Gusti Akbar